Sabtu, 10 Jul 2021 19:01 WIB

Warning Kemenkes Jika Nekat Jual 'Obat COVID-19' di Atas Harga Maksimal

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
ilustrasi minum obat Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk obat-obatan pasien COVID-19. Ketentuan ini telah tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021.

Disebutkan, ada 11 jenis obat yang diatur dalam surat keputusan tersebut. Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, daftar harga eceran tertinggi ini wajib dipatuhi oleh setiap apotek, instalasi farmasi, rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Apabila ada apotek atau fasilitas kesehatan yang mencoba menjual 'obat COVID-19' di atas harga tertinggi, maka mereka akan berurusan dengan aparat hukum.

"Dalam hal ketidakpatuhan apotek atau adanya penjualan obat COVID yang melebihi harga HET, maka Kementerian Kesehatan telah bekerja sama dengan aparat hukum yang akan menindaklanjuti terhadap ketidakpatuhan terhadap peraturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah," ucap Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan drg Arianti Anaya, MKM, dalam konferensi pers, Sabtu (10/7/2021).

drg Anaya pun memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar tidak ada industri yang mencoba untuk menimbun berbagai obat-obatan tersebut.

Berikut daftar harga eceran tertinggi obat-obatan untuk pasien COVID-19.

  • Favipiravir 200 mg tablet Rp 22.500
  • Remdesivir 100 mg injeksi Rp 510.000
  • Oseltamivir 75 mg kapsul Rp 26.500
  • Intravenous immunoglobulin 5 persen 50 ml infus Rp 3.262.300
  • Intravenous immunoglobulin 10 persen 25 ml infus Rp 3.965.000
  • Intravenous immunoglobulin 10 persen 50 ml infus Rp 6.174.900
  • Ivermectin 12 mg tablet Rp 7.500
  • Tocilizumab 400 mg/20 ml infus Rp 5.710.600
  • Tocilizumab 80 mg/4 ml infus Rp 1.162.200
  • Azithromycin 500 mg tablet Rp 1.700
  • Azithromycin 500 mg infus Rp 95.400.


Simak Video "WHO Rekomendasikan Obat untuk Kurangi Risiko Kematian Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)