Selasa, 13 Jul 2021 16:46 WIB

Arti CT Value COVID-19 dalam Tes PCR, Angka Tinggi Berarti Sembuh?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas tenaga kesehatan melakukan swab antigen kepada pemudik di kawasan hunian vertikal Apartemen Gading Nias, Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (20/5). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

CT Value COVID-19 kerap dijadikan tolok ukur seseorang sudah sembuh dari virus Corona atau belum. Padahal, nilai ini hanya menunjukkan banyaknya material genetik virus dalam pemeriksaan reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR).

Makin tinggi CT Value, maka material virus yang ditemukan makin sedikit. Namun, bukan berarti hasil CT Value yang tinggi, seperti di atas 30, menandakan kamu sudah sembuh dari COVID-19.

"Kita tidak bisa menjadikan CT sebagai pedoman sembuh. Lihat secara keseluruhan datanya baru bisa kita bilang lanjut perawatan atau lanjut beraktivitas," kata praktisi kedokteran dr Andi Khomeini Takdir dalam bincang kesehatan secara daring, Selasa (29/6/2021).

Cara membaca CT Value COVID-19

Pakar biologi molekuler Ahmad Rusdan Utomo mengatakan batas maksimal hasil CT Value biasanya adalah 40. Seseorang dapat dikatakan memiliki jumlah material virus yang banyak pada tubuhnya apabila hasil CT Value-nya berada di bawah 25.

"Jadi kalau pasien itu punya CT Value di bawah 25, katakan 11 atau 20, 17, 22, itu kita bisa estimasi kayaknya kamu punya banyak virus di tubuh kamu," jelas Ahmad kepada detikcom beberapa waktu lalu.

"Tapi kalau CT Value sudah di atas 35, oh berarti itu sudah dikit banget atau jangan-jangan virusnya sudah mati nih tinggal bangkainya saja. Bagaimana dengan 27? Iya 27 itu borderline lah," lanjutnya.

CT Value COVID-19 tinggi belum bisa dipastikan sembuh

Dokter mikrobiologi klinis dari Intibios Lab dr Enty, SpMK menjelaskan pasien dengan CT Value yang tinggi bisa menandakan dua hal. Pertama, jumlah material virus di tubuhnya memang sudah sedikit karena telah sembuh.

Kedua, kemungkinan orang tersebut baru terinfeksi virus Corona sehingga jumlah material virusnya masih sedikit dan pada akhirnya akan berkembang menjadi lebih banyak. Terlebih jika sang pasien mengeluhkan gejala COVID-19.

"Bisa saja kita sedang berada di fase awal atau akhir, jadi kita sakit tapi tidak sadar. Pas dicek, hasilnya negatif. Itu biasanya diinterpretasikan dokter dengan CT Value dan sebagainya. Tapi CT Value itu tidak serta merta jadi patokan bahwa kalo CT tinggi berarti sudah aman. Belum tentu, karena ada faktor klinis," ujar dr Enty saat ditemui detikcom di Jakarta, Kamis (18/12/2021).

Parameter dalam menentukan pasien sudah sembuh atau belum dari virus Corona, yakni dengan melihat dari hasil rontgen dan profil darahnya. Jadi, CT Value COVID-19 tidak bisa dijadikan patokan sembuh-tidaknya pasien dari infeksi virus Corona.

Apapun hasil CT value COVID-19 yang terlihat setelah melakukan pemeriksaan PCR, tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter. Nilai hasil CT value COVID-19 tetap bermanfaat untuk dokter menentukan pengobatan dan langkah perawatan bagi pasien.



Simak Video "Cara Membaca CT yang Benar untuk Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)