Minggu, 24 Jan 2021 10:04 WIB

CT Value Tinggi Berarti Bebas COVID-19? Belum Tentu, Ini Kata Pakar

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Petugas melakukan uji Swab Antigen atau PCR di Swab Drive Thru Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Bintaro, Tangerang, Jumat (20/11/2020). Dengan penyediaan fasilitas ini membuat masyarakat lebih nyaman dan aman tanpa harus kontak dengan banyak orang. CT Value tinggi berarti bebas COVID-19? Ini penjelasan pakar. (Foto: Grandyos Zafna)
Topik Hangat CT Value COVID-19
Jakarta -

Belakangan ini, istilah CT Value kerap ramai dibicarakan, terlebih bagi pasien maupun penyintas COVID-19. Menurut pakar biologi molekuler, Ahmad Rusdan Utomo, biasanya rentang CT Value 25 ke bawah, memiliki viral load atau jumlah virus yang banyak.

"Jadi kalau pasien itu punya CT Value di bawah 25, katakan 11 atau 20, 17, 22, itu kita bisa estimasi kayaknya kamu punya banyak virus di tubuh kamu," jelas Ahmad saat dihubungi detikcom.

"Tapi kalau CT Value sudah di atas 35, oh berarti itu sudah dikit banget atau jangan-jangan virusnya sudah mati nih tinggal bangkainya saja. Bagaimana dengan 27? Iya 27 itu borderline lah," lanjutnya.

Namun, Ahmad menyebut, bukan berarti CT Value tinggi bebas dari COVID-19. Perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter karena masih ada kemungkinan terpapar COVID-19 terlebih saat punya riwayat kontak erat.

"Kalau ternyata dia kontak erat misal kontak eratnya hari Senin, terus hari Kamis dia periksa PCR 35, saya mesti khawatir, ini jangan-jangan masih bisa turun nih kalau saya pantau terus," kata Ahmad.

"Karena misalnya dia pernah kontak erat, CT Value di angka 29, bisa jadi angka 29 itu masih bisa turun, karena kan virus pasti menanjak angkanya," sebutnya.

Ahmad mewanti-wanti untuk tidak menyimpulkan sendiri hasil CT Value. Kesimpulan dari angka tersebut harus diberikan dokter atau ahlinya termasuk pertimbangan klinis lain seperti gejala, riwayat kontak dengan pasien COVID-19, hingga kondisi paru.

"Tapi interpretasi keseluruhan itu harus dokter, yang menyimpulkan. Nanti kan dites gejala ada apa nggak, dicek riwayatnya, dia kapan dites, kenapa dites, oh misalnya pernah kontak erat, kontak eratnya kapan, nanti kesimpulannya itu lebih menyeluruh," tegas Ahmad.



Simak Video "Cara Membaca CT yang Benar untuk Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Topik Hangat CT Value COVID-19