Jumat, 16 Jul 2021 21:43 WIB

Filipina Laporkan Kasus Lokal Pertama COVID-19 Varian Delta

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Filipina melaporkan kasus penularan lokal pertama COVID-19 varian Delta atau B1617.2. Langkah penanganan diperketat di beberapa tempat, sementara para pakar menyarankan larangan berkumpul.

"Enambelas orang ditemukan tertular varian Delta, termasuk 5 yang baru pulang dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Inggris antara April dan Juni," kata Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire, dikutip dari Reuters, Jumat (16/7/2021).

Sebanyak 11 kasus merupakan penularan lokal, termasuk 5 dari klaster yang sama di Koa Cagayan de Oro. Salah seorang di antaranya meninggal setelah dirawat di Manila pada 28 Juni.

"Persebaran COVID-19 secara global, meski teerkendali karena vaksin, masih dipengaruhi varian berbahaya tersebut," kata Vergeire.

Kasus pertama varian Delta di Filipina dilaporkan pada bulan Mei, ditemukan pada dua pekerja yang baru datang dari Uni Emirat Arab dan Oman.

"Mutasi dari populasi lokal tidak terjadi. Ini pasti dibawa oleh pelancong dari luar negeri," kata direktur eksekutif Philippine Genome Center, Cynthia Saloma.



Simak Video "98% Virus Covid-19 yang Bersirkulasi di Dunia Adalah Varian Delta"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)