Minggu, 18 Jul 2021 17:24 WIB

DKI-Jabar Masih Ngegas, Ini Sebaran 44.721 Kasus COVID-19 RI per 18 Juli 2021

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kasus harian COVID-19 di Indonesia bertambah 54.000 kasus. Total ada 2.780.803 kasus positif COVID-19 di RI dengan 504.915 di antaranya merupakan kasus aktif. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Per Minggu (18/7/2021), Indonesia mencatat penambahan 44.721 kasus baru COVID-19. Total pasien saat ini sebanyak 542.236.

Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus terbanyak dengan jumlah 9.128 kasus. Di bawahnya, terdapat Jawa Barat dengan 7.777 kasus dan Jawa Timur dengan 5.726 kasus.

Berikut detail perkembangan virus Corona di RI per Minggu (18/7/2021):

  • Kasus positif bertambah 44.721 menjadi 2.877.476
  • Pasien sembuh bertambah 29.264 menjadi 2.261.658
  • Pasien meninggal bertambah 1.093 menjadi 73.582

Sebanyak 192.918 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek tercatat sebanyak 253.785.

Sebaran 44.721 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Minggu (18/7/2021):

  • DKI Jakarta: 9.128 kasus
  • Jawa Barat: 7.777 kasus
  • Jawa Timur: 5.726 kasus
  • Jawa Tengah: 4.699 kasus
  • Banten: 3.139 kasus
  • DI Yogyakarta: 2.119 kasus
  • Kalimantan Timur: 1.514 kasus
  • Bali: 944 kasus
  • Kepulauan Riau: 928 kasus
  • Riau: 847 kasus
  • Sumatera Utara: 814 kasus
  • Lampung: 677 kasus
  • Sumatera Barat: 641 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 565 kasus
  • Sumatera Selatan: 556 kasus
  • Bengkulu: 468 kasus
  • Jambi: 442 kasus
  • Sulawesi Selatan: 434 kasus
  • Kalimantan Barat: 358 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 333 kasus
  • Bangka Belitung: 309 kasus
  • Sulawesi Utara: 306 kasus
  • Kalimantan Tengah: 305 kasus
  • Kalimantan Selatan: 299 kasus
  • Kalimantan Utara: 284 kasus
  • Sulawesi Tengah: 251 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 159 kasus
  • Papua Barat: 156 kasus
  • Papua: 135 kasus
  • Gorontalo: 102 kasus
  • Sulawesi Barat: 90 kasus
  • Maluku Utara: 84 kasus
  • Maluku: 69 kasus
  • Aceh: 63 kasus


Simak Video "Satgas Ingatkan Agar Tak Terlena Pada Kasus Covid-19 yang Terkendali"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)