Selasa, 20 Jul 2021 17:39 WIB

Updated

Satgas Klaim BOR COVID-19 dan Mobilitas Turun Imbas PPKM Darurat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus harian COVID-19 di Indonesia bertambah 54.000 kasus. Total ada 2.780.803 kasus positif COVID-19 di RI dengan 504.915 di antaranya merupakan kasus aktif. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengklaim efek PPKM darurat sudah menunjukkan tren penurunan mobilitas dan BOR (Bed Occupancy Rate). Namun, untuk benar-benar menangani kasus COVID-19 terkendali, dibutuhkan penanganan lebih ketat.

"Saat ini, penerapan PPKM Darurat secara bertahap sudah menunjukkan hasilnya dan salah satunya adalah penurunan mobilitas," kata dia dalam konferensi pers Selasa (20/7/2021).

"Namun demikian untuk memastikan kasus dapat sepenuhnya terkendali, maka dibutuhkan upaya dan kerja keras yang lebih kuat lagi," sambungnya.

Masyarakat diimbau Wiku untuk tidak panik menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Alih-alih panik, warga lebih baik terus menaati protokol kesehatan agar kasus COVID-19 segera melandai dan terkendali.

"Oleh karena itu pemerintah dan seluruh elemen masyarakat akan berupaya keras agar secepatnya lonjakan kasus di indonesia ini akan segera melandai dan terkendali," kata dia.

"Dimohon masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang, jika protokol kesehatan terus diterapkan, peluang penularan tentunya akan semakin rendah," pungkasnya.

Catatan: Artikel ini mengalami pemutakhiran judul karena ada klarifikasi dari narasumber terkait pernyataan yang dikutip.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)