Rabu, 21 Jul 2021 08:31 WIB

Benarkah Kasus COVID-19 di RI Sudah Mulai Turun? Ini Kata Pakar

Firdaus Anwar - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto ilustrasi: Pradita Utama
Jakarta -

Selama beberapa hari terakhir kasus baru COVID-19 di Indonesia berada di angka 30-40 ribu dari yang tadinya 50 ribuan. Satgas Penanganan COVID-19 pada hari Selasa (20/7/2021), melaporkan hanya ada 38.325 kasus baru COVID-19. Apakah ini tandanya kasus COVID-19 mulai turun?

Ahli kesehatan paru-paru sekaligus mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Wilayah Asia Tenggara, Profesor Tjandra Yoga Aditama, mengatakan yang terjadi justru sebaliknya. Angka kasus baru COVID-19 Indonesia sekilas memang tampak turun, tapi ini kemungkinan terjadi karena jumlah tes yang dilakukan juga berkurang.

Prof Tjandra memberi contoh perbandingan yang dilihat dari tingkat angka positif atau positivity rate harian.

Di awal pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 Juli 2021, tingkat kasus positif berada di angka 26,05 persen dengan kasus harian mencapai 27.913 dari 110.983 spesimen yang diperiksa. Sementara pada Selasa (20/7/2021), tingkat kasus positifnya adalah 38,20 persen dengan kasus positif mencapai 38.325 dari 179.275 spesimen yang diperiksa.

"Jadi jelas belum turun. Hari ini lebih tinggi dari awal PPKM darurat, baik secara angka mutlak maupun proporsi dibandingkan hari pertama," kata Prof Tjandra dalam pesan yang diterima dan dikutip detikcom pada Rabu (21/7/2021).



Simak Video "Epidemiolog Prediksi Puncak Kasus COVID-19 RI Terjadi di Agustus"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)