Minggu, 25 Jul 2021 05:32 WIB

Solo Wajibkan ASN Penyintas COVID-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Bayu Ardi Isnanto - detikHealth
PMI terus mengajak penyintas COVID-19 untuk mendonorkan darahnya sebagai bagian dari usaha untuk menyembuhkan pasien yang masih positif. Foto: Rifkianto Nugroho
Solo -

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka akan mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Solo yang sembuh dari COVID-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen. Hal ini menjawab keluhan terbatasnya ketersediaan plasma konvalesen.

"Dalam waktu dekat, kemarin sudah saya instruksikan ke Pak Sekda, bagi ASN penyintas di Balai Kota nanti saya wajibkan jadi pendonor," kata Gibran dalam video IKA UNS Peduli COVID-19 di YouTube Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang diunggah Jumat (23/7/2021) malam.

Gibran pun mengatakan dirinya juga akan ikut mendonorkan plasma konvalesen. Seperti diketahui, Gibran mengumumkan telah terpapar COVID-19 pada pekan lalu dan kini dia telah sembuh.

"Termasuk saya sendiri akan donor, juga dari TNI, Polri. Saya sendiri juga penyintas. Baru Senin kemarin dinyatakan negatif," ujar dia.

Menurutnya, adanya terapi plasma konvalesen saat ini memang masih baru. Para penyintas pun masih belum banyak yang mendonorkan plasma konvalesen.

"Sering dikeluhkan Pak Martono PMI Solo, memang donor plasma konvalesen adalah sesuatu yang baru, banyak yang belum paham," ujar putra sulung Presiden Joko Widodo itu.

Gibran berjanji akan lebih sering menyosialisasikan terkait donor plasma konvalesen. Dia pun akan terus berkoordinasi dengan PMI untuk memastikan ketersediaan plasma konvalesen.

"Ini nanti ke depan saya akan lebih intens lagi mempromosikan plasma ini. Memang para penyintas harus sesering mungkin didorong donor plasma. Nanti ke depan saya lebih intens lagi dengan PMI biar stok plasma tidak kekurangan terus," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Permintaan Meningkat, Lihat Lagi Syarat Pendonor Plasma Konvalesen"
[Gambas:Video 20detik]