Minggu, 25 Jul 2021 15:00 WIB

9 Komorbid COVID-19 Anak di Indonesia, TBC dan Obesitas Termasuk

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
MANAUS, BRAZIL - MAY 21: An indigenous boy observes nurses while waiting for vaccination at Parque das Tribos community, on May 21 2020 in Manaus, Brazil.  Medical teams from Healths Secretary of Manaus area performing vaccination against flu and testing to detect coronavirus (COVID-19) infecctions on indigenous  communities. (Photo by Andre Coelho/Getty Images) Ilustrasi (Foto: Getty Images/Andre Coelho)
Jakarta -

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Aman Bhakti Pulungan, SpA (K) FAAP menyebut kematian akibat COVID-19 meningkat pada anak-anak. Ada 9 faktor komorbid yang meningkatkan risiko tersebut.

Dalam unggahan di Instagram, dr Aman menyebut salah satu di antaranya adalah TBC atau TB (Tuberkulosis) yang mencakup 5.7692 persen. Sementara itu, obesitas menyumbang 1,2821 persen.

"Melihat data-data ini dan pandemi masih akan lama, sebaiknya pastikan anak kita tidak obes (obesitas)," pesan dr Aman.

Selain faktor komorbid, meningkatnya angka kematian pada anak juga terkait dengan cakupan layanan kesehatan yang menurut dr Aman belum menyeluruh.

"Tingginya komorbiditas pada anak Indonesia serta cakupan layanan kesehatan yang belum menyeluruh dapat menjadi penyebab tingginya angka kematian anak karena COVID-19," sebutnya.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Hanya Mengingatkan! Hati-hati dengan Varian Mu"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)