Senin, 26 Jul 2021 20:16 WIB

Makan di Warteg Maksimal 20 Menit, COVID-19 Menular Cuma Butuh 1 Menit

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Meski PPKM diperpanjang ada sejumlah aturan yang dilonggarkan. Salah satunya memperbolehkan warung makan untuk buka dan layani makan di tempat selama 20 menit. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pada Minggu (25/7/2021), Presiden Joko Widodo resmi menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang. Beberapa peraturan dilonggarkan, salah satunya boleh makan di warung atau warteg.

Aturan memperbolehkan makan di tempat selama maksimal 20 menit. Aturan ini pun memicu pendapat banyak orang yang merasa 20 menit itu waktu yang terlalu singkat.

Benarkah terlalu singkat? Terlalu lama sebenarnya kalau dibandingkan risiko penularan COVID-19.

Menurut pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman, risiko penularan virus bisa terjadi lebih cepat dari 20 menit. Virus bisa menular hanya dalam waktu satu menit.

"Jelas sebetulnya, jangankan 20 menit ya sekarang satu menit saja sudah cukup (menularkan virus)," jawab Dicky saat dihubungi detikcom, Senin (26/7/2021).

Namun, Dicky mengatakan saat ini opsi tersebut mau tidak mau harus diambil. Sebab, kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia sudah sangat membebani berbagai sektor, seperti sektor kesehatan, ekonomi, dan sosial.

Menurutnya, sudah tidak ada solusi lain untuk memperbaiki perekonomian di tengah pandemi, terutama bagi pedagang kecil. Dicky mengatakan ini adalah dampak dari mengabaikan 3T (testing, tracing, treatment) sejak awal.

"Ini akibat karena kita abai 3T sejak awal, sudah harus memilih mempertahankan antara kesehatan dan ekonomi. Menurut saya, saat ini tidak ada solusi lain untuk pedagang kecil ini ya. Sekarang pemerintah yang harus membuat opsi, solusi, dan kompensasi, dengan cara lakukan 3T, vaksinasi, dan visitasi," jelas Dicky.

Tetap dianjurkan tidak makan di tempat

Meski begitu, Dicky lebih menganjurkan untuk membungkus makanan dan tidak makan di tempat. Menurutnya, jika itu tetap dilakukan akan sulit untuk memantau.

Dicky mengatakan idealnya belum bisa untuk memberlakukan makan di tempat seperti aturan PPKM level 4 saat ini. Tetapi, kini hanya pilihan itu yang bisa diambil untuk menyeimbangkan ekonomi.

"Sebetulnya kalau bicara idealnya sih belum ya (makan di tempat). Tapi, yang harus dipahami saat ini masyarakat sudah berat nih, pemerintah juga sudah berat tekanannya," katanya

"Jadi yang harus dilakukan adalah opsi, solusi, dan kompensasi yaitu 3T. Itu harus dilakukan dengan vaksinasi, visitasi, dan 5M yang masif," pungkasnya



Simak Video "Kata Ahli Gizi Soal Aturan Makan Dibatasi Hanya 20 Menit"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)