Selasa, 27 Jul 2021 17:11 WIB

Viral Air Keran Bikin Hasil Tes Antigen Positif COVID-19, Ini Faktanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Tenaga kesehatan melakukan tes swab antigen kepada warga di Gg Bahagia, Kel Gerendeng, Kec Karawaci, Tangerang. Upaya ini sebagai tracing atau pelacakan untuk menekan penyebaran COVID-19. Ilustrasi swab antigen. (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Belum lama ini, viral video di media sosial menarasikan tes swab antigen 'positif Corona' usai diberikan air keran. Beberapa orang yang ada dalam video tersebut menuding tes COVID-19 swab antigen yang dipakai sengaja dibuat untuk menghasilkan tes positif Corona.

Faktanya, pakar epidemiologi Universitas Griffith Dicky Budiman menyebut tes COVID-19 swab antigen hasilnya tidak akan valid jika sengaja diberikan sampel yang tidak seharusnya diuji, di luar sampel pernapasan. Ketika sampel bukan dari pernapasan diuji swab antigen, tentu saja hasilnya menjadi tidak akurat karena merusak pH dalam tes tersebut.

"Ketika yang dites adalah air keran, pH-nya akan terganggu dan merusak antibodi yang ada di film-nya itu. Akhirnya hasilnya menjadi invalid, bisa jadi positif," jelas Dicky.

"Namanya testing itu kan ada pH, jadi ketika pHnya itu tidak sesuai, merusak, jadi intinya karena terjadi kerusakan dari alat itu sendiri ya, bukan karena jadi positif, ini bukan hal yang baru dan pada banyak tes bisa seperti itu," lanjut Dicky saat dihubungi detikcom Selasa (27/7/2021).

Seperti diketahui, kejadian menguji tes COVID-19 dalam berbagai macam sampel seperti sambal cireng, pepaya, air keran kerap viral. Hal tersebut sering menyimpulkan persepsi jika tes COVID-19 yang digunakan tidak akurat, hingga tudingan ada kesengajaan membuat hasil tes menjadi positif COVID-19.

Namun, Dicky kembali menegaskan persepsi tersebut adalah hoax. Ditegaskan, perubahan pH yang terjadi karena memberikan sampel yang tidak semestinya diuji, dapat merusak alat tersebut.

"Perubahan pH yang terjadi yang menyebabkan seakan-akan positif,"pungkasnya.

Simak juga 'Viral Surat Swab Antigen Dibagikan di Bus, Polisi Langsung Selidiki':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)