Selasa, 27 Jul 2021 19:34 WIB

Diamuk Corona, Mayoritas Kasus Corona di Malaysia Belum Vaksin COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Malaysia perpanjang lockdown guna cegah penyebaran virus Corona di kawasannya. Lockdown diperpanjang menyusul kasus COVID-19 harian di negara itu masih tinggi. Foto: AP Photo/Vincent Thian
Jakarta -

Seperti Indonesia, Malaysia juga tengah menghadapi lonjakan kasus Corona. Dalam beberapa hari terakhir, angka kasus harian Corona di negara itu mencapai lebih dari 10.000 kasus.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan kasus baru Corona di negaranya didominasi oleh orang yang belum divaksinasi COVID-19. Maka dari itu, ia menekankan kepada warganya tentang pentingnya vaksinasi.

Pada Senin (26/7/2021) kemarin, tercatat ada 14.516 kasus baru Corona di Malaysia. Berikut rincian kondisi klinis setiap pasien yang dilaporkan positif COVID-19, dari Noor Hisham.

"Dari 95 kasus di Kategori Lima yang kritis dan membutuhkan ventilator, 97,9 persen tidak memiliki riwayat vaksinasi. Untuk 77 kasus di Kategori Empat yang membutuhkan bantuan oksigen, 85,7 persen juga tidak memiliki riwayat vaksinasi," kata Noor Hisham, dikutip dari Malay Mail.

"Untuk 83 kasus di Kategori Tiga dengan pneumonia, 67,5 persen tidak memiliki riwayat vaksinasi. Untuk 7.045 kasus dengan kategori gejala ringan, 87,6 juga tidak memiliki riwayat vaksinasi," ungkap Noor Hisham.

Selain itu, ada 7.216 pasien Corona yang terkonfirmasi tanpa gejala dan 95,6 persen di antaranya adalah mereka yang belum divaksinasi COVID-19.

"Secara keseluruhan, 1,8 persen kasus yang dilaporkan berada dalam Kategori Tiga hingga Lima, 84 persen di antaranya tidak memiliki riwayat vaksinasi. 98,2 persen kasus berada dalam Kategori Satu hingga Dua, dengan 92 persen di antaranya tidak memiliki riwayat vaksinasi," jelas Noor Hisham.

Melihat tingginya angka kasus mereka yang belum divaksinasi COVID-19, Noor Hisham mendesak warganya untuk segera mendapat vaksin COVID-19 agar dapat terlindungi dari ancaman virus Corona.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)