Jumat, 30 Jul 2021 18:09 WIB

Biar Nggak Turun Berok, Ini Saran Dokter Saat Angkat Beban Berat

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Fit young woman lifting barbells looking focused, working out in a gym with other people Foto: thinkstock
Jakarta -

Turun berok atau hernia kerap dikaitkan dengan aktivitas mengangkat beban berat. Turun berok dapat terjadi ketika kondisi otot melemah dan tidak mampu menahan jaringan organ-organ tubuh agar tetap berada di lokasinya masing-masing.

Namun, tak semua orang yang mengangkat beban berat bakal mengalami turun berok. Menurut dokter spesialis kesehatan olahraga dari RS Mitra Keluarga Kemayoran, dr Michael Triangto, SpKO, turun berok dapat terjadi ketika seseorang mengangkat beban berat dengan cara yang benar.

Selain itu, turun berok juga tidak bisa terjadi begitu saja. Biasanya, kondisi ini terjadi ketika kebiasaan mengangkat beban berat dengan cara yang salah dilakukan dalam jangka panjang.

Bagaimana cara mengangkat beban berat yang benar agar tidak turun berok?

"Jadi pengangkatan ini tidak boleh membungkuk secara berlebihan. Jadi harus sedekat mungkin dengan beban tadi posisinya," kata dr Michael saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7/2021).

"Semakin jauh (posisi mengangkat beban), maka beban yang ditanggung oleh tulang belakang dengan otot-ototnya, erector spinal, itu bisa menjadi sangat besar. Maka dari itu, harus sedekat mungkin dengan tubuh," lanjutnya.

dr Michael memberikan contoh, ketika kita ingin mengangkat tabung gas, maka dekatkan tubuh dengan tabung tersebut. Ada baiknya melakukan hal ini dengan mulai dari posisi jongkok, supaya posisi punggung dengan beban tersebut tidak jauh.

Kemudian, ketika mengangkat benda, disarankan untuk tidak sambil menahan napas. Artinya, kita harus menghembuskan napas saat mengangkat benda.

"Karena pada saat mengangkat, kecenderungan kita adalah menahan napas. Pada saat menahan napas tadi, maka otot perut dikencangkan, beban ditambah, maka tekanan tadi akan diturunkan ke organ dalam di dalam perut, sehingga bilamana otot-otot dasar panggulnya lemah, memungkinkan terjadinya hernia. Tapi tidak langsung, ini jangka panjang," jelas dr Michael.

Terakhir, ketika hendak menurunkan beban berat, dr Michael menyarankan untuk sambil menarik napas.

"Jadi sebenarnya dalam mengangkat beban itu atau mengangkat besi, pada saat kita mengangkat beban harus membuang napas. Pada saat kita menurunkan beban, kita menarik napas. Jadi seperti sedang fitness," tuturnya.



Simak Video "Banyak Dicibir, Petite Diva Justru Bangga Jadi Wanita Berotot"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)