Senin, 02 Agu 2021 12:19 WIB

Kapan Saja Harus Pakai Masker Dobel? Ini Penjelasan dr. Reisa

Yudistira Imandiar - detikHealth
Para pakar kesehatan dunia mengklaim penggunaan masker dobel lebih tangguh menangkal varian ganas Corona. Foto: Getty Images
Jakarta -

Di tengah penyebaran virus Corona varian Delta, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dobel. Lapisan masker terdiri dari masker medis di bagian dalam dan masker kain di bagian luar.

Disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro, sesuai anjuran Presiden RI Joko Widodo, semua orang tanpa terkecuali harus menggunakan masker. Gerakan serupa juga digaungkan di Amerika Serikat dan Eropa.

"Universal Masking itu artinya semua wajib pakai masker," tegas dr. Reisa dikutip dari situs satgascovid19.go.id, Senin (2/8/2021).

Dijelaskan dr. Reisa, Penelitian CDC menunjukkan masker medis lebih longgar daripada masker respirator seperti N95. Untuk meningkatkan efektivitasnya, masker bedah perlu dilapisi masker kain.

Masker pun harus terpasang sesuai kontur atau bentuk wajah pemakai untuk mencegah kebocoran udara di sekitar tepi masker. Maka dari itu disarankan untuk mengikat tali masker medis dengan bentuk simpul dan meratakan masker medis mengikuti bentuk wajah.

"Penelitian tersebut menyatakan, bahwa paparan penerima berkurang secara maksimal, lebih dari 95 persen ketika sumber dan penerima dilengkapi dengan masker ganda," jelas dr. Reisa.

Dengan menggunakan masker dobel, celah bagi virus untuk masuk ke dalam tubuh semakin kecil. dr. Reisa menjelaskan kondisi apa saja yang mengharuskan masyarakat menggunakan masker dobel.

"Penelitian menganjurkan bahwa masker dobel efektif, maka pastikan kita mulai menggunakan masker dobel terutama pada saat kurang sehat, merawat orang sakit, berada di keramaian, berada di ruang tertutup, sedang keluar rumah atau apabila sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dengan anggota keluarga lainnya masih berada di ruang lain," jelas Dokter Reisa.

Ia menambahkan penggunaan masker dobel, dikombinasikan dengan tindakan perlindungan lainnya, seperti menjaga jarak aman sekitar dua meter dari orang lain di tempat umum, menghindari keramaian atau kerumunan terutama di ruang tertutup yang ventilasinya tidak baik, mengurangi bepergian keluar rumah atau menurunkan mobilitas, dan rajin mencuci tangan sesering mungkin sehingga terjaga selalu kebersihannya, akan membantu menurunkan jumlah kasus harian.



Simak Video "Kelebihan dari Menggunakan Kombinasi Masker Medis dan Kain"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)