Senin, 02 Agu 2021 22:34 WIB

Wajib Tahu! Ini Syarat dan Cara Dapat Donor ASI saat Pandemi COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ibu menyusui Foto: iStock
Jakarta -

Pekan Menyusui Sedunia kembali diperingati pada 1 Agustus 2021. Dalam peringatan kali ini, ASI (Air Susu Ibu) eksklusif menjadi sorotan karena disebut bisa menjadi cara untuk melindungi bayi dari COVID-19.

Kandungan yang ada di dalam ASI terbukti bisa memberi perlindungan anak dari penyakit serta memenuhi asupan nutrisinya. Namun, tidak semua ibu bisa menyusui bayinya secara eksklusif, misalnya karena indikasi medis, terinfeksi virus Corona, hingga meninggal dunia.

Karenanya, keberadaan donor ASI kerap dibutuhkan. Meski demikian, proses mencari donor ASI tidak boleh sembarangan, khususnya di tengah situasi pandemi.

Menurut Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), donor ASI hanya bersifat sementara. Keluarga penerima donor harus mendapat pendampingan dari konselor menyusui, terutama pada kondisi tertentu.

Tak hanya itu, proses pencarian donor ASI harus tepat, karena pihak keluarga harus mengetahui pasti identitas dan status kesehatan si pendonor.

"Kalau misalnya terjadi ibu melahirkan ini meninggal dunia, permintaan donor ASI bisa dilakukan kepada keluarga, sehingga termonitor asal ASI, seperti apa donor ASI-nya," kata Wakil Ketua Umum AIMI, Farahdibha Tenrilemba, dalam konferensi pers Perayaan Kampanye Pekan Menyusui Sedunia (PMD).

"Kita nantinya bisa mengetahui status kesehatannya dan jangan lupa melakukan flash heating (untuk ASI)," lanjutnya.

Lalu, apa saja syarat pendonor ASI yang disarankan AIMI dan bagaimana cara mendapatkannya?

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA.



Simak Video "Solusi untuk Ibu Positif Covid-19 Bila Tak Sanggup Menyusui Bayi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)