Sabtu, 07 Agu 2021 07:20 WIB

Round up

Ahli Teliti Potensi Habbatussauda Sebagai Obat COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Peneliti asal Australia menyebut bahwa kandungan dalam habbatussauda atau jintan hitam memiliki potensi menyembuhkan infeksi COVID-19.

Studi yang dilakukan oleh University of Technology Sydney (UTS) yang dipublikasi di jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology ini juga mengungkap kemungkinan habbatussauda menghentikan badai sitokin, penyebab penyakit parah pasien COVID-19.

"Ada semakin banyak bukti dari studi pemodelan bahwa thymoquinone, bahan aktif Nigella Sativa, lebih dikenal sebagai Bunga Adas dapat menempel pada protein lonjakan virus COVID-19 dan menghentikan virus menyebabkan infeksi paru-paru," ujar Profesor Kaneez Fatima Shad, dikutip laman resmi UTS.

Jintan hitam sendiri telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat tradisional untuk berbagai kondisi medis, termasuk peradangan dan infeksi.

Bahan aktif dari habbatussauda atau jintan hitam, thymoquinone, dalam studi terdahulu mampu memoderasi sistem kekebalan dengan cara yang baik, dengan mencegah pelepasan bahan kimia pro-inflamasi seperti interleukin sehingga potensial sebagai pengobatan untuk kondisi alergi seperti asma, eksim (alergi pada kulit), dan kondisi arthritis (peradangan sendi).

Habbatussauda juga telah terbukti memiliki sifat anti-oksidan dan anti-kanker, ini dapat membantu meredakan peradangan di dalam tubuh termasuk kulit ketika dioleskan.

(kna/kna)