Minggu, 08 Agu 2021 12:02 WIB

Kisah Haru Axelsen Sebelum Raih Emas Olimpiade, Positif Corona hingga Operasi

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Denmarks Viktor Axelsen competes against Guatemalas Kevin Cordon during their mens singles badminton semifinal match at the 2020 Summer Olympics, Sunday, Aug. 1, 2021, in Tokyo, Japan. (AP Photo/Markus Schreiber) Foto: (AP/Markus Schreiber)
Jakarta -

Pebulutangkis Denmark Viktor Axelsen berhasil melengserkan juara bertahan Chen Long dalam Olimpiade Tokyo 2020. Pria yang tampil luar biasa di final tunggal putra menjadi pemenang Eropa pertama di Olimpiade selama 25 tahun.

Ada kisah haru di balik perjuangannya hingga berhasil membawa medali emas, Axelsen sempat mengalami cedera dan menjalani operasi pergelangan kaki kanan. Ia sempat terpaksa mundur dari kejuaraan dunia 2019 karena sakit punggung dan nyeri kaki terus menerus.

Insiden cedera juga sempat terjadi di September 2020. Ia pada akhirnya berkonsultasi dengan beberapa ahli fisioterapis untuk kemudian menjalani operasi.

"Setelah berkonsultasi dengan beberapa ahli fisioterapis, saya memutuskan untuk menjalani operasi kecil pada pergelangan kaki hari ini. Semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada keraguan bahwa ini adalah hal yang benar untuk dilakukan," tulis Axelsen dalam laman Instagramnya, 16 September 2020.

Positif COVID-19

Di musim 2018, Axelsen juga melewatkan enam bulan pertandingan karena asma dan cedera pada kedua pergelangan kaki. Terakhir, ia harus mundur dari kejuaraan Eropa pada Mei 2021 karena positif COVID-19 ketika sudah mencapai final.

Pemain Denmark itu kemudian membagikan video dirinya ketika pulang dari turnamen. Ia merasa bangga semua kerja kerasnya selama ini terbayar.

"Ketika saya memenangkan poin terakhir, saya tidak bisa berpikir, saya tidak bisa merasakan apa-apa, saya hanya bisa merasakan aliran adrenalin yang besar, kebahagiaan, bahwa semua kerja keras itu sepadan," jelas Axelsen, dikutip dari Inside The Games Magazine.

"Ini adalah mimpi terbesar saya yang menjadi kenyataan, saya tidak bisa mempercayainya," sambungnya.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)