Setelah sempat penuh, Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 mulai turun. Berdasarkan data Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, BOR Minggu (8/8) turun menjadi 64,46 persen untuk ICU atau kritikal dan 76,54 persen untuk non kritikal atau perawatan.
"Setelah kasus sembuh naik melampaui kasus positif, alhamdulillah BOR juga turun saat ini, 64,46 persen kritikal dan 76,54 persen non kritikal. Semoga, ini menjadi tren dan terus turun," kata Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji, melalui keterangan tertulis, Minggu (8/8/2021).
Ditya menjelaskan, selama tiga hari terakhir, terjadi penurunan BOR. Hal tersebut berarti menjadi indikasi pasien sembuh juga ada yang berasal dari perawatan rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanggal 6 Agustus, BOR kritikal dari ketersediaan 318 tempat tidur, terpakai 74,52 persen (237), 7 Agustus turun 71,69 persen terpakai 228, dan hari ini 64,46 persen atau terpakai 205. Non kritikal atau perawatan, dari ketersediaan 1.462 6 Agustus terpakai 1.195 atau 81,73 persen, 7 Agustus 1.164 atau 79,62 persen, dan hari ini, 1.119, atau 76,54 persen," kata Ditya.
Dari tren peningkatan kesembuhan tersebut, kata Ditya, kasus sembuh mencapai 2.090 kasus, total kasus sembuh menjadi 89.730 kasus.
"Untuk kasus positif juga mengalami penurunan dari 7 Agustus, 1.278 kasus, hari ini masih di atas seribu kasus dengan tambahan 1.194 kasus. Total kasus positif 129.681 kasus," katanya.
Sedangkan untuk kasus meninggal, lanjut Ditya, turun dari 83 kasus 7 Agustus, hari ini bertambah 51 kasus, total kasus meninggal di DIY 3.899 kasus.
"Penurunan kasus positif dan peningkatan kasus sembuh membuat kasus aktif di DIY juga turun hampir seribu kasus. Hari ini total kasus aktif mencapai 36.052 kasus dari Sabtu, 36.999 kasus," katanya.
(up/up)











































