Senin, 09 Agu 2021 19:01 WIB

WHO Pertimbangkan Pakai Zodiak, Kenapa Nama Varian COVID-19 Berubah Melulu?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Zodiac signs inside of horoscope circle. Astrology in the sky with many stars and moons  astrology and horoscopes concept Nama rasi bintang dipertimbangkan WHO sebagai nama varian Corona. Foto: Getty Images/iStockphoto/sarayut
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mempertimbangkan penggunaan nama baru untuk varian-varian COVID-19. Ke depannya, WHO berencana menamai varian Corona yang berasal dari rasi bintang seperti Cancer, Aries, Gemini, Leo, hingga Sagitarius.

"Kami mungkin akan kehabisan alfabet Yunani, tetapi kami sudah melihat rangkaian nama berikutnya. Kami sebenarnya sedang mempertimbangkan konstelasi bintang," kata Maria Van Kerkhove dikutip dari Sky News, Senin (9/8/2021).

WHO secara resmi telah menggunakan alfabet Yunani sebagai penamaan varian Corona. Namun dengan kemunculan banyaknya varian baru, alfabet Yunani yang berjumlah 24 huruf akan habis digunakan. Penamaan ini juga untuk menghindari stigma yang muncul terhadap negara atau tempat varian Corona pertama kali terdeteksi.

WHO mengatakan menggunakan alfabet Yunani tidak hanya untuk menyederhanakan tetapi juga untuk membantu menghilangkan beberapa stigma dari nama-nama tersebut.

Di awal Mei 2021 lalu, kemunculan varian Delta awalnya banyak dinamai sebagai 'varian India' dan varian Alpha sebagai 'varian Inggris'. Hal ini memunculkan protes dari negara terkait sehingga WHO akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Tidak ada negara yang harus distigmatisasi karena mendeteksi dan melaporkan varian," kata Maria dalam cuitannya.

Penamaan ini tidak akan menggantikan nama ilmiah yang ada, seperti contoh varian Delta dengan nama ilmiah B.1617.2 atau Gamma P.1. Adapun jika WHO telah kehabisan alfabet Yunani, mereka akan segera mengumumkan penamaan baru. Rasi bintang menjadi kandidat terkuat penamaan varian COVID-19.

Beberapa alternatif telah ditolak, termasuk nama dewa dan dewi Yunani, sebagian karena kekhawatiran tentang pengucapannya.

Kalau nama zodiak habis, bakal pakai apa lagi ya? Hmm... mungkin WHO mau mempertimbangkan penamaan dengan weton?



Simak Video "Varian Mu Dipantau WHO, Sudah Menyebar ke Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)