Rabu, 11 Agu 2021 08:30 WIB

AS Laporkan Wabah Bakteri Langka, Catat Kasus Kematian

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
virus dan bakteri Foto: NIAID via Weather.com
Jakarta -

Amerika Serikat melaporkan satu kasus kematian akibat bakteri langka, yaitu melioidosis. Sejauh ini, ada empat orang yang dilaporkan terinfeksi, penyebabnya diduga terjadi berkaitan dengan produk impor.

"Satu orang di negara bagian Georgia AS meninggal setelah wabah infeksi melioidosis di beberapa negara bagian yang kemungkinan terkait dengan produk impor," kata pejabat kesehatan, Senin (9/8/2021).

Kasus infeksi bakteri langka melioidosis menyebar di Georgia, Kansas, Texas dan Minnesota, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Sementara hasil genome sequencing menunjukkan strain bakteri di antara keempat kasus tersebut memiliki kemiripan antara satu dengan yang lain. Temuan ini menegaskan kemungkinan penularan berasal dari sumber yang sama.

"Pengujian genom telah menunjukkan bahwa strain bakteri yang membuat pasien sakit sangat cocok satu sama lain, menunjukkan ada sumber yang sama untuk kasus ini," tambah keterangan badan kesehatan masyarakat.

Para pasien yang dilaporkan terinfeksi, termasuk orang dewasa dan anak-anak.

Apa itu melioidosis?

Melioidosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri bernama Burkholderia pseudomallei. Bakteri ini merupakan penyakit iklim tropis terutama di Asia Timur Laut dan Austria utara.

CDC meyakini, penyebabnya adalah produk impor dari makanan atau minuman, perawatan pribadi, produk pembersih, obat-obatan atau bahan dalam salah satu jenis produk tersebut.

Belum ada kejelasan lebih lanjut terkait kronologi hingga gejala yang dilaporkan empat kasus infeksi tersebut.



Simak Video "AS Bersiap Sambut Turis Asing Mulai November 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)