Ditolak di Mal, Kartu Vaksin Luar Negeri Berlaku Nggak Sih? Ini Kata Kemenkes

ADVERTISEMENT

Ditolak di Mal, Kartu Vaksin Luar Negeri Berlaku Nggak Sih? Ini Kata Kemenkes

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jumat, 13 Agu 2021 10:42 WIB
Gagal Masuk Mal karena Kartu Vaksin dari Luar Negeri
Kartu vaksinasi COVID-19 dari Amerika Serikat. Foto: Dokumen Pribadi Deeana
Jakarta -

Baru-baru ini, viral kabar seorang WNI tak bisa masuk mal karena menerima vaksin COVID-19 di luar negeri. Mengingat, kini sejumlah mal di DKI Jakarta mengharuskan pengunjung menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 lebih dulu sebelum masuk area mal.

Hal tersebut dialami oleh Deeana ketika berkunjung ke salah satu mal di kawasan Jakarta Utara bersama 3 orang temannya. Salah satu di antaranya, yakni ibunda dari seorang temannya yang baru tiba di Indonesia dari Amerika Serikat pada 5 Juli 2021.

Berdasarkan kartu vaksinasi yang ia tunjukkan, sang ibu tercatat telah menerima vaksin COVID-19 Pfizer pada 11 April dan 2 Mei 2021. Akan tetapi, kartu tersebut tak menjamin sang ibu boleh masuk mal lantaran NIK dan nama lengkapnya tak terdata di aplikasi PeduliLindungi.

"Teman saya akhirnya instal aplikasinya. Sudah begitu dia kasih tahu petugasnya, bahwa mamanya nggak bisa karena vaksinnya di luar negeri di Amerika," ujar Deeana saat dihubungi detikcom, Kamis (12/8/2021).

"Jadinya otomatis walaupun instal aplikasi PeduliLindungi itu nggak akan muncul tapi kata petugasnya tetap saja di-instal. Kita instal, setelah diinstal sudah dimasukkan NIK segala macam, nggak keluar," lanjutnya.

Deeana berharap, ke depannya bisa ada perubahan di aplikasi PeduliLindungi agar ibu dari temannya tersebut tak harus lagi menemui kendala serupa ketika harus berkunjung ke mal, terlebih jika ada keperluan tertentu.

"Seharusnya waktu itu kenapa waktu mau membuat peraturan masuk mal pakai aplikasi itu tidak dipikirkan. Jadi maksud saya, sistemnya perlu diubah. dan kalau memang sulit diubah untuk saat ini, paling nggak mereka yang di lapangan itu di pihak mal sudah di-briefing bagaimana kalau ketemu case seperti ini? Jadi kita juga nggak dibiarkan luntang-lantung di depan sampai lama begitu," beber Deeana.

Apa tindak lanjut Kemenkes?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, menyebut bahwa kartu vaksinasi COVID-19 WNI yang diperoleh di luar negeri tetap bisa berlaku di Indonesia.

Namun, kendala seperti yang dialami Deeana perlu diatasi dengan sosialisasi lebih lanjut. Selain itu, perlu ada tindak lanjut agar ke depannya, data dari WNI yang sudah divaksin COVID-19 di luar negeri bisa terbaca di aplikasi PeduliLindungi.

"Tentunya berlaku (kartu vaksinasi COVID-19 dari luar negeri), tapi ini perlu sosialisasi. Dan bagaimana data ini bisa dibaca dengan aplikasi PeduliLindungi sehingga memudahkan petugas di mal," ujar dr Nadia saat dihubungi detikcom, Jumat (13/8/2021).



Simak Video "Booster Kedua untuk Lansia Direstui, Bagaimana dengan Masyarakat Umum?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT