ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Agu 2021 18:22 WIB

Masuk Mal Wajib Sertifikat Vaksin, Pasti Aman dari COVID-19? Ini Kata Satgas

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pengunjung saat scan barcode untuk memasuki Mal Cental Park, Jakarta, Rabu (11/8/2021). Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Syarat sertifikat vaksin COVID-19 untuk pengunjung mal atau pusat perbelanjaan khususnya di DKI Jakarta, merupakan upaya pemerintah merelaksasi aturan penanganan pandemi. Sejumlah pihak meragukan efektivitas syarat tersebut dalam menekan risiko penularan virus Corona.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menegaskan, mal dan pusat perbelanjaan akan ditutup kembali jika langkah tersebut terbukti tidak efektif.

"Perlu ditekankan bahwa pembukaan sektor perbelanjaan yang dilakukan ini diikuti protokol kesehatan yang ketat demi menekan peluang penularan seoptimal mungkin," jelasnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (17/8/2021).

"Pun melekat dengan kebijakan ini, pemerintah telah memperingati jika terjadi cluster setelah pembukaan dilakukan, maka operasional pusat perbelanjaan wajib ditutup sementara. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah melakukan relaksasi dengan penuh kehati-hatian," lanjut Prof Wiku.

Seiring perpanjangan PPKM darurat yang direncanakan berlangsung hingga 23 Agustus 2021, pemerintah meningkatkan kapasitas pengunjung mal dari 25 persen menjadi 50 persen dengan jam operasi 10.00-20.00 WIB.

Selain itu, pengunjung diperbolehkan makan di restoran (dine in) dengan batasan pengunjung per meja maksimal 2 orang dan dibatasi waktu maksimal 30 menit.



Simak Video "Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Masuk Mal, Begini Respons Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT