Jumat, 20 Agu 2021 06:16 WIB

Round Up

Vaksin Pfizer-Moderna Sudah Masuk RI, Begini Prioritas Penerimanya

Tim detikHealth - detikHealth
Vaksin door to door gencar dilakukan sebagai langkah percepatan vaksinasi. Jelang HUT RI, aktivitas ini kental dengan nuansa kemerdekaan. Vaksin Pfizer dan Moderna sudah masuk RI, bagaimana prioritas penerimanya? (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Dua vaksin COVID-19 dengan platform mRNA, Pfizer dan Moderna, sudah masuk Indonesia. Keduanya mengusung teknologi mutakhir, sempat jadi incaran karena efikasinya paling tinggi berdasarkan uji klinis.

Awalnya, vaksin Moderna diberikan hanya sebagai booster atau dosis ketiga pada tenaga kesehatan (nakes). Namun saat ini, vaksin asal Amerika Serikat tersebut mulai diberikan untuk umum.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan, tidak ada kriteria khusus bagi penerima vaksin Moderna. Semua yang memenuhi syarat, punya kesempatan yang sama untuk mendapatkannya.

"Yang pasti ini untuk dosis 1 dan dosis 2 dan (proses) skrining sama," katanya kepada detikcom, Rabu (18/8/2021).

Meski demikian, beberapa daerah menetapkan prioritas tertentu bagi penerima vaksin Moderna. DKI misalnya, mengutamakan pemberian vaksin ini kepada warga yang tidak bisa mendapatkan vaksin lain, yakni Sinovac dan AstraZeneca.

"Itu kebijakan lokal daerah supaya masyarakat tidak pilih-pilih," jelas dr Nadia.

Bagaimana dengan Pfizer?

Sebanyak 1,56 juta dosis vaksin Pfizer tiba di Indonesia, Kamis (19/8/2021). Sama seperti vaksin Moderna, vaksin Pfizer juga akan diberikan untuk umum, namun belum diketahui pasti bagaimana distribusinya.

"Hanya untuk usia 18 tahun ke atas dan ibu hamil ya," jelas dr Nadia saat dikonfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Namun yang pasti, para pakar tidak menganjurkan pilih-pilih vaksin kecuali memang punya kontra indikasi. Dalam rangka mencapai herd immunity sesegera mungkin, vaksinasi harus mencakup sebanyak mungkin populasi, tanpa membeda-bedakan jenis vaksin.



Simak Video "Vaksin Moderna Jadi Primadona, Pakar Ingatkan Stoknya Terbatas"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)