Jumat, 20 Agu 2021 13:30 WIB

Vaksin Pfizer untuk Jabotabek, yang Lain Kebagian Nggak?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
A health care professional prepares a Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccine at Sheba Tel Hashomer Hospital in Ramat Gan, Israel, Tuesday, Jan. 12, 2021. Israel has struck a deal with Pfizer, promising to share vast troves of medical data with the drugmaker in exchange for the continued flow of its COVID-19 vaccine. Critics say the deal is raising major ethical concerns, including possible privacy violations and a deepening of the global divide between wealthy countries and poorer populations, including Palestinians in the occupied West Bank and Gaza, who face long waits to be inoculated. (AP Photo/Oded Balilty) (Foto: AP/Oded Balilty)
Jakarta -

Pada Kamis (19/8/2021), sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Pfizer asal Amerika Serikat telah tiba di Tanah Air. Kedatangan vaksin ini menambah deretan jenis vaksin COVID-19 yang sudah digunakan di Indonesia.

Terkait pendistribusiannya, Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan baru dilakukan uji coba. Vaksin tersebut baru akan dialokasikan untuk wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

"Sekitar Jabotabek, tapi semua akan kebagian nanti," ungkap Maxi, Kamis (19/8/2021).

Maxi tidak menerangkan secara detail perihal Kota Depok yang tidak masuk ke dalam sasaran alokasi 1,5 juta vaksin Pfizer. Namun, ia memastikan vaksin ini akan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

"Ini yang pertama uji coba, karena pengaturan logistik sangat detail," ujar Maxi.

Vaksin Corona dengan platform mRNA ini akan diprioritaskan untuk pada usia dewasa dan ibu hamil. Hal tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi.

"Hanya untuk usia 18 tahun ke atas dan ibu hamil ya," tegas dr Nadia saat dihubungi terpisah.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) telah memberikan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin Pfizer. Efikasi vaksin ini pada kelompok usia 16 tahun ke atas mencapai 95,5 persen. Sementara pada kelompok usia 12-15 tahun sebesar 100 persen.

Simak juga 'Kemanjuran Berbagai Jenis Vaksin Covid-19 dalam Cegah Gejala Berat':

[Gambas:Video 20detik]



(sao/naf)