Jumat, 20 Agu 2021 18:12 WIB

Bogor Dapat 10 Ribu Dosis Vaksin Pfizer, Begini Distribusi dan Penyuntikannya

M Sholihin - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Foto: Grandyos Zafna
Bogor -

Pemkot Bogor mendapat pasokan vaksin Pfizer dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 10.725 dosis. Ribuan dosis vaksin asal USA itu akan digunakan untuk dua kali penyuntikan dengan interval selama 21 hari.

"Hari ini kita menerima droping vaksin Pfizer. Total penerimaan 10.725 dosis, untuk pemberian 2 dosis vaksin, interval 21 hari," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Jum'at (20/8/2021).

"Tadi langsung didistribusi ke Puskesmas Bogor Timur sebanyak 6 box tray berisi 5.850 dosis dan Puskesmas Tanah Sareal sebanyak 5 box viar tray sebanyak 4.875 dosis," imbuhnya.

Dengan tambahan pasokan vaksin Pfizer, total ada 5 jenis vaksin yang kini digunakan Pemkot Bogor untuk mencapai herd immunity. Kelima vaksin itu antara lain, vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Moderna dan terakhir vaksin asal negeri Paman Sam, Pfizer.

"Ada 5 jenis vaksin yang sekarang digunakan di Kota Bogor. Itu tidak ada masalah banyak jenis vaksin, hanya saja kita tidak bisa menyamakan waktu penyuntikan dosis kedua, karena interval masing-masing vaksin berbeda. Jadi tidak ada masalah ya," beber Sri Nowo.

Saat ini, 51,22 persen atau 419.757 orang dari total sasaran vaksinasi sebanyak 819.444 orang telah menjalani penyuntikan pertama. Jika pasokan vaksinasi lancar, maka sisa sasaran vaksinasi sebanyak 399.687 orang ditarget telah jalani penyuntikan pertama sebelum Oktober 2021.

Pemkot Bogor, bekerjasama dengan TNI dan Polri terus menggencarkan program vaksinasi agar tercapai herd immunity. Untuk mencapai target capaian vaksinasi, Pemkot Bogor menambah sentra vaksinasi di 18 titik yang tersebar di Kota Bogor. Selain itu, dilakukan vaksinasi keliling agar lokasi vaksinasi lebih dekat ke pemukiman warga.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan vaksinasi untuk 819.444 orang warganya ditargetkan bisa rampung sebelum Oktober 2021. Namun, menurut Bima, hal itu tergantung lancar atau tidaknya suplai vaksin dari pemerintah pusat.

"Kalau suplai vaksinnya lancar, nggak putus, saya yakin sebelum Oktober, (vaksinasi) Kota Bogor sudah tuntas, kalau vaksinnya lancar. Jadi kalau lebih dari Oktober, berarti suplai vaksinnya nggak lancar," kata Bima saat meninjau vaksinasi pelajar di SMP Negeri 5 Kota Bogor, Jalan Dadali Kota Bogor, Sabtu (31/7/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "RI Kembali Terima Pasokan Vaksin Pfizer, Jumlahnya Hampir 1,2 Juta"
[Gambas:Video 20detik]