Senin, 23 Agu 2021 11:32 WIB

Amukan Varian Delta Mereda, China Laporkan Nol Kasus Transmisi Lokal Baru

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wuhan kini kembali diserang virus Corona melalui varian delta. Pemerintah terkait pun gerak cepat dengan menggelar tes PCR massal. Virus Corona di China. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

China kembali mencatat lonjakan kasus COVID-19 usai berbulan-bulan wabah terkendali. Wuhan, kota yang pertama kali melaporkan kasus COVID-19 juga kemasukan varian Delta setelah setahun tidak terdampak Corona.

Karenanya, tes masif langsung dilakukan untuk kota berpenduduk 11 juta orang. Dari mulanya puluhan kasus, lebih dari seribu kasus Corona di China dilaporkan terpapar varian Delta.

Namun, kini China berhasil melaporkan nol kasus baru transmisi lokal per Senin (23/8/2021). Pertama kalinya sejak 20 Juli 2021.

Dikutip dari Reuters, langkah cepat China melakukan tes massal jutaan orang setiap harinya, dan strategi menemukan kasus dengan cepat membuat negara tersebut berhasil menekan penyebaran. Kasus dari wabah baru dinilai akan segera usai.

Tidak ada laporan kematian baru saat China diserang varian Delta. Tren kasus menurun drastis dari awal puncak Agustus lalu.

Namun, selama akhir pekan, wilayah Shanghai mengkarantina ratusan orang setelah menemukan kasus infeksi COVID-19 pada pekerja kargo di salah satu bandara. Hal ini juga memicu kekhawatiran wabah baru di kota tersebut.



Simak Video "Upaya China Cegah Warga Kelaparan di Tengah Lockdown Ketat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)