Rabu, 25 Agu 2021 06:43 WIB

Terbukti, Viral Load 300 Kali Lebih Tinggi Saat Terinfeksi Varian Delta

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Isolation Quarantine Coronavirus Covid 19 Jumlah virus yang terpapar varian Delta 300 kali lebih tinggi. (Foto ilustrasi: Getty Images/Xesai)
Jakarta -

Setidaknya 90 persen dari hasil genome sequencing varian baru di Indonesia didominasi varian Delta. Kini fakta baru mengungkap jumlah virus atau viral load orang yang terpapar varian Delta 300 kali lebih tinggi daripada varian asli COVID-19.

Sebuah studi di Korea Selatan menganalisis hal tersebut saat gejala pertama kali dilaporkan pasien Corona varian Delta. Namun, kabar baiknya jumlah virus menurun dari waktu ke waktu, menjadi 30 kali lebih tinggi dari varian asli setelah empat hari sejak munculnya gejala, dan 10 kali lebih tinggi setelah sembilan hari.

Jumlah virusnya baru sama dengan virus varian lain, selang 10 hari setelah muncul gejala. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan temuan ini adalah alasan di balik varian Delta sangat menular, dengan mudah meningkatkan risiko infeksi COVID-19 dan rawat inap.

"Tapi itu tidak berarti Delta 300 kali lebih menular, kami pikir tingkat penularannya 1,6 kali lipat varian Alpha, dan sekitar dua kali lipat versi virus aslinya," kata pejabat kementerian kesehatan Lee Sang-won dalam konferensi pers, dikutip dari GulfNews.

Varian Delta pertama kali diidentifikasi di India, saat negara tersebut menghadapi badai COVID-19 yang luar biasa. Kini, variant of concern tersebut sudah menjadi strain dominan di dunia.

KDCA mengimbau masyarakat untuk segera melakukan tes Corona saat mengalami gejala COVID-19 dan menghindari lebih dulu pertemuan-pertemuan.

Penyebaran cepat varian Delta dan tingkat vaksinasi yang rendah telah membuat sebagian besar negara Asia kerap kewalahan.

Penelitian tersebut membandingkan jumlah virus dari 1.848 pasien yang terinfeksi varian Delta dengan 22.106 orang yang memiliki jenis lain. Korea Selatan melaporkan 1.509 kasus virus Corona baru per Senin, sehingga total kasus mencapai 239.287, dengan 2.228 kematian.

Korea telah telah memvaksinasi 51,2 persen dari 52 juta penduduknya dengan setidaknya satu dosis vaksin, sementara 23,9 persen di antara mereka sudah menerima dua dosis vaksin.



Simak Video "Lebih dari 20 Turunan Varian Delta Dipelototi WHO, Termasuk AY.4.2"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)