Kamis, 26 Agu 2021 10:48 WIB

Kabar Baik! Kasus COVID-19 Turun 34 Persen, Terbanyak di Provinsi Ini

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas kesehatan mengambil sampel tes cepat Antigen dari sejumlah pedagang saat pelacakan COVID-19 di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali, Rabu (23/6/2021). Pemerintah Kota Denpasar gencar menggelar tes cepat Antigen di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk menekan penularan COVID-19 saat situasi kasus positif meningkat sejak seminggu terakhir di wilayah itu. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Jakarta -

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan laju penularan kasus aktif secara konsisten mengalami penurunan sejak mencapai puncaknya pada Juli 2021 lalu. Berdasarkan evaluasi mingguan, terjadi penurunan kasus 34 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

"Penurunan kasus signifikan terutama terjadi di Provinsi Papua Barat, Maluku, dan Jawa Tengah dengan persentase penurunan kasus tertinggi dibandingkan minggu sebelumnya," kata dr Nadia saat menyampaikan perkembangan kasus COVID-19 di laman Youtube BNPB, Rabu (25/8/2021).

Ia juga mengatakan secara nasional, bed occupancy rate atau keterisian tempat tidur pasien Corona terus mengalami penurunan. Jika dilihat dari data provinsi, semua wilayah berada di bawah 70 persen.

"Angka rata-rata BOR nasional per 24 Agustus adalah 31,5 persen," sebut Nadia.

Hanya saja, angka kematian masih tinggi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ia mengingatkan berbagai pihak tetap harus waspada untuk mencegah keparahan yang dapat berpotensi menyebabkan kematian pasien Corona.



Simak Video "5 Negara dengan Kasus Aktif Corona Tertinggi di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)