Senin, 30 Agu 2021 18:30 WIB

Corona India Ngamuk Lagi Usai Disebut akan Masuk Fase Endemi, Ada Apa?

Ayunda Septiani - detikHealth
A health worker administers the vaccine for COVID-19 in New Delhi, India, Tuesday, Aug. 24, 2021. (AP Photo/Manish Swarup) Corona di India. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

India pada Sabtu (28/8/2021) melaporkan 46.759 kasus baru Corona, tertinggi dalam dua bulan terakhir. Lonjakan kasus COVID-19 itu disebut terjadi usai negara bagian selatan India, Kerala, menghelat festival akbar.

Dari data yang dilaporkan dinas kesehatan Kerala, 70 persen kasus baru COVID-19 berasal dari warga yang hadir di festival lokal tersebut. Angka ini juga dikatakan sebagai lonjakan pada level tertinggi dalam dua bulan terakhir di India.

Total kasus COVID-19 di negara Asia Selatan itu mencapai 32,7 juta dan kematian meningkat 509 kasus menjadi 437.370 dalam 24 jam terakhir, menurut data pemerintah dikutip dari laman Reuters.

India telah memberikan lebih dari 10 juta dosis vaksin dalam 24 jam terakhir, rekor nasional yang disebut Perdana Menteri Narendra Modi sebagai "prestasi penting" bagi negara itu menjelang kekhawatiran lonjakan infeksi lainnya.

Secara total India telah memberikan lebih dari 622 juta dosis vaksin, memberikan setidaknya satu dosis kepada lebih dari setengah dari 944 juta orang dewasa.

Sebelumnya India sempat diramal masuk ke fase endemik menyusul angka dan laju penularan COVID-19 yang terus menurun. Tahap endemik adalah ketika suatu patogen penyebab penyakit menjadi terbatas dalam suatu populasi dan menjadi wabah penyakit berulang yang bisa dikendalikan di wilayah itu.



Simak Video "Hati-hati Klaster Keluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)