Jumat, 03 Sep 2021 08:35 WIB

Campur Vaksin Sinovac dengan AstraZeneca, Thailand Umumkan Hasil Baik

Firdaus Anwar - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Thailand mengumumkan hasil studi pencampuran vaksin Sinovac dan AstraZeneca. (Foto ilustrasi: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Thailand pada hari Kamis (2/9/2021), mengumumkan hasil studi dari program yang mencampur dosis vaksin COVID-19 Sinovac dengan AstraZeneca. Disebutkan bahwa pemberian dua dosis dari vaksin yang berbeda tersebut aman dan efektif.

"Formula campuran ini sudah disuntikkan ke lebih dari 1,5 juta orang dan terbukti aman. Tolong jangan mengatakan hal-hal yang malah menimbulkan kekhawatiran," kata pejabat kesehatan Thailand, Supakit Sirilak, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (3/9/2021).

Thailand diketahui sempat menghadapi masalah suplai vaksin. Sementara itu hampir sebagian besar kasus infeksi yang terjadi disebabkan oleh varian sehingga mungkin timbul pertanyaan terkait efektivitas vaksin Sinovac.

Kementerian Kesehatan Thailand menyebut campuran vaksin Sinovac-AstraZeneca bisa menghasilkan tingkat imunitas yang sama dengan dua dosis vaksin AstraZeneca. Hanya saja kombinasi vaksin Sinovac-AstraZeneca ini punya keunggulan bisa diberikan dengan lebih cepat karena jeda waktu antara dosis pertama dan keduanya yang singkat.

Thailand mulai sekarang berencana menggunakan kombinasi Sinovac-AstraZeneca ini dalam program vaksinasi. Warga yang sudah terlanjur mendapat dua dosis vaksin Sinovac akan diberikan dosis booster.



Simak Video "Hasil Memuaskan Mix Vaksin Sinovac-AstraZeneca yang Diuji Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)