Senin, 06 Sep 2021 19:17 WIB

Waduh! 1.625 Kasus 'Hitam' PeduliLindungi Berkeliaran, Positif COVID-19?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pengunjung saat scan barcode untuk memasuki Mal Cental Park, Jakarta, Rabu (11/8/2021). Screening Pedulilindungi (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah secara berkala menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memantau dan melacak pergerakan orang di masa PPKM. Aplikasi PeduliLindungi terbanyak dipakai sebagai skrining di mal dan perjalanan.

Ada empat kriteria di PeduliLindungi; hijau untuk mereka yang sudah dua kali vaksin dan tidak ada catatan kontak erat, kuning yakni baru mendapatkan satu dosis vaksin atau penyintas COVID-19, merah belum divaksinasi, dan hitam yakni mereka yang positif COVID-19 atau kontak erat dengan pasien Corona.

Wakil Menteri Kesehatan RI dr Dante Saksono Harbuwono mengatakan melalui aplikasi PeduliLindungi, ada sekitar 1.625 orang yang terdeteksi masuk ke kategori hitam. Pergerakannya pun harus diwaspadai.

"Kriteria hitam ini adalah mereka yang positif COVID-19 atau kontak erat dengan yang positif," katanya dalam konferensi pers, Senin (6/9/2021).

"Kasus ini adalah mereka yang menderita COVID-19 atau kontak erat dengan pasien COVID-19 tapi masih berkeliaran di jalan. Ini banyak terdeteksi khususnya ketika masuk di mal," sambungnya.

Sejauh ini ada enam sektor yang menggunakan PeduliLindungi sebagai skrining, di antaranya perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor, keagamaan, dan pendidikan. Kriteria PeduliLindungi terbanyak ada di perdagangan dengan 1.4.64 kasus.



Simak Video "Angka Infeksi Covid-19 Merosot Drastis, Satgas: Perjuangan Rakyat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)