Selasa, 07 Sep 2021 13:45 WIB

Daftar Tempat Wajib Masuk Pakai PeduliLindungi di DKI, Cek di Sini

Ayunda Septiani - detikHealth
Asian waitress wear protective face mask scan customer temperature by thermometer before entering the restaurant to protect infection from coronavirus covid-19, social distancing concept Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Nattakorn Maneerat)
Jakarta -

Pemerintah DKI lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada pengusaha restoran, rumah makan, dan kafe (di luar mall) di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pada Senin (6/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan sosialisasi ini dilakukan bertujuan agar setiap pemilik usaha bisa memiliki barcode yang terintegrasi dengan PeduliLindungi sebagai skrining pegawai dan pengunjung.

"Setiap tamu dan karyawan wajib memindai barcode melalui aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu syarat untuk makan maupun masuk kerja di restoran, rumah makan, dan kafe. Bagi yang belum memiliki barcode PeduliLindungi, dapat mendaftarkan melalui website www.phrionline.com," ujar Gumilar dikutip dari rilis PPID DKI, Selasa (7/9/2021).

Selain itu, Gumilar berharap ke depannya para pelaku usaha memiliki asosiasi sendiri agar memudahkan pemerintah untuk melakukan sosialisasi aturan, khususnya di masa pandemi COVID-19.

"Pelaku usaha membuat asosiasi untuk mewadahi pelaku usaha pariwisata yang bergerak dalam bidang restoran, rumah makan, dan kafe," jelasnya.

Gumilar juga berpesan kepada pemilik usaha restoran dan kafe untuk menaati peraturan pemerintah di masa PPKM level 3, dan menjalankan usaha sesuai dengan protokol kesehatan yang ditentukan.

"Seperti mematuhi jam operasional, membatasi kapasitas maksimal 25 persen untuk restoran, rumah makan, dan kafe di ruang tertutup dan berdiri sendiri. Uji coba pembukaan ini jangan sampai menjadi euforia, sehingga mengabaikan protokol kesehatan," tutup dia.

Untuk diketahui, penggunaan dari aplikasi PeduliLindungi sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri No. 38 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Serta tertuang dalam SK Kadisparekraf DKI Jakarta No. 546 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 COVID-19 pada sektor usaha pariwisata.



Simak Video "Seperti PeduliLindungi, Ini 5 Aplikasi Tracing Covid-19 di Negara Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)