Rabu, 08 Sep 2021 16:04 WIB

Jadi Perhatian WHO, Ini Gejala Varian Mu yang Wajib Diketahui

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Colombia coronavirus invasion crisis abstract cover background. Government virus response, action, protection, awareness, threat handling, and prevention. Foto: Getty Images/iStockphoto/Darryl Fonseka
Jakarta -

Satu lagi varian baru Corona yang tengah menjadi perhatian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu varian Mu atau B.1621. Varian ini dikategorikan WHO sebagai variant of interest (VoI) yang kini telah menyebar ke banyak negara, termasuk Jepang.

Varian Mu ini pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada Januari 2021 lalu. Dari beberapa laporan yang ada, varian ini dikhawatirkan bisa kebal terhadap vaksin yang ada saat ini.

"Sejak identifikasi pertamanya di Kolombia pada Januari 2021, ada beberapa laporan sporadis tentang kasus varian Mu dan beberapa wabah yang lebih besar telah dilaporkan dari negara lain di Amerika Selatan dan Eropa," jelas WHO yang dikutip dari Express UK, Rabu (8/9/2021).

Sebuah studi yang dipublikasi di jurnal Medical Virology mengungkapkan beberapa mutasi pada varian Mu ini juga ditemukan pada varian lainnya, sementara sebagian lainnya termasuk mutasi baru.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Eropa mengatakan varian Mu juga membawa mutasi yang ditemukan dalam varian Delta, yang saat ini menjadi varian paling dominan di dunia.

Apa saja gejala-gejala yang muncul jika terinfeksi varian Mu ini?

Terkait gejalanya, varian Mu memiliki gejala yang sama dengan virus Corona lainnya. The National Health Service (NHS) mengungkapkan 3 gejala yang muncul saat seseorang terinfeksi, seperti:

  • Suhu tubuh tinggi: Ini berarti seseorang merasa panas saat menyentuh dada atau punggung.
  • Batuk terus-menerus: Batuk terjadi selama lebih dari satu sampai tiga jam, atau terus berlangsung selama 24 jam.
  • Kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa: Gejala ini terjadi saat seseorang tidak bisa mencium atau merasakan apapun, termasuk hal-hal yang berbau atau terasa berbeda.


Simak Video "Penyebab Cepatnya Penyebaran Sejumlah Varian Baru Corona di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)