Kamis, 09 Sep 2021 08:45 WIB

Selalu Jadi Misteri, Apa Sih yang Ada di Dalam Laboratorium Wuhan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
FILE - In this Thursday, Feb. 23, 2017 file photo, Shi Zhengli works with other researchers in a lab at the Wuhan Institute of Virology in Wuhan in central Chinas Hubei province. On Dec. 30, 2019, Wuhan health officials issued an internal notice warning of an unusual pneumonia, which leaked on social media. That evening, Shi, famous for having traced the SARS virus to a bat cave, was alerted to the new disease, according to an interview with Scientific American. Shi took the first train from a conference in Shanghai back to Wuhan. (Chinatopix via AP) Laboratorium Wuhan. (Foto: Chinatopix via AP)
Jakarta -

Heboh kabar Amerika Serikat mendanai penelitian terkait riset virus Corona di Wuhan, China. Salah satu bagian dari riset diduga adalah eksperimen untuk mengubah virus Corona sehingga dapat menginfeksi manusia.

The Intercept berhasil memperoleh dokumen-dokumen yang berisi lebih dari 900 halaman terkait dengan penelitian virus Corona yang didanai AS di China dirilis menyusul gugatan FOIA.

Sejak awal kemunculannya, dugaan virus Corona bocor dari laboratorium di Institut Virologi Wuhan (WIV) adalah hal yang selalu ramai diperbincangkan. Selalu jadi misteri, apa sih sebenarnya yang ada di dalam laboratorium Wuhan?

Laboratorium dengan tingkat BSL-4

Dikutip dari laman The Washington Post, WIV bekerja dengan patogen-patogen berbahaya di dunia. Dibangun dengan teknik Prancis, ini adalah lab P4 pertama di China, salah satu dari beberapa lusin di dunia dengan penunjukan keamanan tertinggi. Yuan, direktur lab, telah bekerja lebih dari satu dekade untuk mewujudkannya.

Biosafety level 4 (BSL-4) adalah level tertinggi dari kewaspadaan biosafety, meneliti agen yang dapat dengan mudah ditularkan melalui aerosol di dalam laboratorium dan menyebabkan penyakit parah hingga fatal pada manusia yang tidak tersedia vaksin atau perawatannya. Lab ini juga berisi patogen-patogen berbahaya untuk diteliti.

Meski sering dikaitkan dengan kebocoran virus, ilmuwan China Yuan Zhiming, mengatakan tidak pernah ada kasus tersebut di WIV.

"Laboratorium P4 Wuhan tidak pernah melihat kebocoran laboratorium atau infeksi manusia sejak mulai beroperasi pada 2018," katanya pada Juli lalu.

Lebih besar dari lapangan sepakbola

Laboratorium Wuhan terletak di pinggiran industri selatan kota Wuhan yang diapit oleh pegunungan rendah dan lahan pertanian. Menurut laporan audit keselamatan lingkungan Juni 2018, besar fasilitas lab digambarkan seperti dua lapangan sepak bola.

Laboratorium itu memiliki "teknologi terbaru, kompleks yang sangat besar," kenang Boris Klempa, seorang peneliti Akademi Ilmu Pengetahuan Slovakia yang berkunjung pada tahun 2017 dikutip dari The Washington Post, Kamis (9/9/2021).

Tapi, hanya bagian luarnya saja yang bisa dilihat publik. Ketika seorang reporter untuk Guangzhou Daily yang dikelola pemerintah bertanya pada tahun 2018 jenis virus apa yang disimpan, wakil direktur lab Song Donglin, menjawab bahwa "pengungkapan informasi semacam ini harus dikendalikan."

Sangat misterius

Manajemen WIV telah mengingatkan staf selama bertahun-tahun tentang persyaratan rahasia negara dan memperingatkan mereka untuk waspada terhadap mata-mata asing yang menjadikan laboratorium ini sangat misterius.

Jean-Pierre de Cavel, seorang ahli Prancis yang melakukan pelatihan keselamatan di WIV pada 2010, mengatakan para peneliti China berharap untuk menggunakan lab baru untuk mempelajari penyakit yang sangat menular seperti Ebola, demam berdarah Krimea-Kongo dan cacar.



Simak Video "Bantahan Pakar di China soal Virus Covid-19 Berasal dari Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)