Kamis, 09 Sep 2021 20:30 WIB

Ancaman Gelombang Ketiga COVID-19, India Tetap Nekat Gelar Festival Besar-besaran

Vidya Pinandhita - detikHealth
A health worker administers the vaccine for COVID-19 in New Delhi, India, Tuesday, Aug. 24, 2021. (AP Photo/Manish Swarup) Ilustrasi COVID-19 di India. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Di tengah ancaman gelombang ketiga tsunami COVID-19, ibu kota India, Mumbai, kini tengah mempersiapkan festival terbesar tahun ini. Padahal diketahui, kasus harian COVID-19 tengah kembali melonjak, meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu kurang dari sebulan meski pihak berwenang telah memberlakukan sejumlah pembatasan.

Pasar dan jalan-jalan kini diramaikan masyarakat yang tengah mempersiapkan festival 11 hari Ganesh Chaturthi, merayakan dewa Hindu berkepala gajah Ganesha, yang dimulai Jumat ini.

Menurut data pemerintah, per Rabu (8/9/2021), Mumbai mencatat 530 kasus infeksi COVID-19 baru. Mumbai mencatat puncak 11.000 kasus selama gelombang kedua tahun ini.

Menanggapi potensi kerumunan di festival besar pekan ini, pemerintah India meminta masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Badan sipil kota, Korporasi Kota Brihanmumbai menyarankan agar hanya 10 orang yang mendatangi pusat festival. Itu pun harus dalam keadaan sudah menerima dosis vaksin COVID-19 lengkap.

"Gelombang ketiga tidak akan datang. Itu sudah ada di sini," kata Wali Kota Mumbai Kishori Pednekar, dikutip dari Reuters, Kamis (9/9/2021).

Sebagian besar aturan pembatasan terkait penanganan virus Corona di Mumbai kini memang telah dicabut. Misalnya, kereta lokal kini sudah dibuka untuk para pelancong yang sudah divaksin dua dosis. Namun menjelang Festival Ganesh, pihak berwenang kembali memberlakukan pembatasan baru pada proses publik demi membatasi potensi kerumunan.

Umumnya sebelum ada pandemi COVID-19, Festival Ganesh dimeriahkan oleh ribuan warga memadati jalan-jalan untuk berdoa pada Ganesha yang menjulang tinggi, ditempatkan pada hampir setiap sudut jalan oleh organisasi dan politik lokal.



Simak Video "Cerita Jurnalis India Menyaksikan Kekacauan Tsunami COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)