Minggu, 12 Sep 2021 06:00 WIB

Kritis karena COVID-19, YouTuber Chandra Liow Sempat Sulit Cari RS

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Lama tak terdengar kabarnya, YouTuber Chandra Liow kembali muncul dan mengumumkan dirinya sempat terinfeksi COVID-19. Ia dinyatakan positif terinfeksi virus Corona pada 29 Juni 2021 lalu.

Tak hanya Chandra, ibunya yang ingin merawatnya juga terpapar COVID-19. Di saat itu, kondisi Chandra sudah cukup kritis dan harus segera mendapatkan pertolongan di rumah sakit.

"9 Juli harus masuk IGD, badai sitokin, hati infected, jantung infected, ada pengentalan darah (D-dimer 1500)," ungkapnya dalam laman pribadi Instagram Sabtu (11/19/2021).

Lewat video di akun YouTube miliknya, Chandra menceritakan betapa sulitnya saat itu mendapatkan rumah sakit (RS). Sebab, saat itu kasus COVID-19 di Indonesia tengah naik-naiknya.

"Kita cari RS dari jam 9 pagi baru dapet jam 9 malam dan itu nggak gampang sama sekali. Mulai dari RS yang pertama di daerah Gading Serpong, baru masuk ke lobby depan udah di cancel sama satpam, 'pak mau ke IGD ya, maaf sudah penuh silahkan cari RS yang lain'," ungkap Chandra.

Chandra pun langsung pindah ke RS lain di daerah Lippo Karawaci, tetapi mendapatkan respon yang sama. Sampai akhirnya ia mendapat kabar dari saudaranya kalau bisa mendapat ruangan IGD di Eka Hospital BSD.

Namun, sesampainya di sana ternyata tidak ada ruangan IGD yang tersedia. Ia dan kedua orang tuanya pun kembali mencari RS hingga pelosok. Tak kunjung mendapat RS, Chandra kesal dan meminta kembali ke rumah.

"Dan di saat itu gue meledak di depan nyokap-bokap gue di mobil. Gue bilang sama mereka udah kita dirumah aja, istirahat aja, isoman lagi aja, ini udah ga enak kita cari kemana-mana nggak mungkin dapet, percuma," katanya.

Hingga akhirnya, Chandra dan ibunya harus dirawat di rumah sakit terpisah. Ibunya dirawat di RS Mitra di daerah Jakarta, sementara Chandra di Eka Hospital BSD.

"Tiba-tiba kita dapet kabar kalau Eka Hospital bisa menyediakan ruangan IGD kalau datang sekarang untuk Chandra. Kita bingung setengah mati, kita udah di RS Mitra katanya bakalan ada ruangan tapi masih nunggu, sementara gue udah parah bgt," jelas Chandra.

Akhirnya kita harus pisah RS, nyokap gue di RS Mitra harus menunggu sedikit karena akan ada ruangan, dan gue langsung di-rush ke Eka Hospital sampai di sana sudah jam 11-12 malam," pungkasnya.

(sao/naf)