Senin, 13 Sep 2021 11:15 WIB

Terpantau di PeduliLindungi, 3 Ribuan Pasien COVID-19 Berkeliaran Masuk Mal!

Vidya Pinandhita - detikHealth
Aplikasi PeduliLindungi di mal Ilustrasi check in PeduliLindungi untuk masuk mall. (Foto: Putu Intan/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 3.830 orang berstatus 'hitam' atau positif COVID-19 terdeteksi masih mondar-mandir ke sejumlah tempat umum termasuk mal, transportasi umum, hingga restoran. Angka tersebut terpantau dari PeduliLindungi.

"Setelah diluncurkan baru sebulan, ada 29 juta yang melakukan check ini dengan PeduliLindungi kita bisa lihat. Surprisingly ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam. Hitam itu artinya positif COVID tapi masih jalan-jalan, masuk mal 3.000 orang, masih juga ke bandara 43 orang, masih naik kereta 63 orang, masih masuk restoran 55 orang, " ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Kerja DPR RI Komisi IX, Senin (13/9/2021).

"Orang-orang ini yang sudah teridentifikasi positif COVID yang seharusnya stay di rumah atau isolasi terpusat, karantina. Dengan demikian kita bisa melacak mereka, akan memastikan mereka segera kita ambil dan melakukan isolasi," lanjutnya.

Menkes menjelaskan syarat penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk mal dan sejumlah fasilitas umum tak hanya berfungsi menjamin pengunjung sudah divaksin COVID-19, melainkan juga melacak pasien COVID-19. Dengan check in lebih dulu di PeduliLindungi, orang-orang yang terinfeksi COVID-19 atau sempat melakukan kontak dengan pasien bisa terdeteksi riwayat perjalanannya.

"PeduliLindungi ini juga bisa sebagai fungsi tracing. Begitu mereka check in, kita tahu mereka ada di mana, jam berapa. Kalau positif kita bisa cepat melakukan tracing, siapa saja yang ada di jam itu di lokasi itu," ujar Menkes.



Simak Video "Kerap Bermasalah, Aduan PeduliLindungi Sampai Ratusan Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)