Selasa, 14 Sep 2021 22:50 WIB

Miris, Pria Ini Meninggal Usai Ditolak 43 RS yang Dipenuhi Pasien COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi jenazah Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang pria asal Alabama, Amerika Serikat, meninggal usai 43 rumah sakit menolak untuk merawatnya. Pria bernama Ray Martin DeMonia meninggal bukan akibat COVID-19, tetapi karena serangan jantung.

Sejak April lalu, Ray memang memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke. Sebelumnya, ia juga sempat dirawat di rumah sakit 'bebas pasien COVID-19' di daerah Birmingham, Alabama.

Namun, pada Akhir Agustus kondisi Ray kembali memburuk dan segera membutuhkan pertolongan dari rumah sakit. Namun, mirisnya saat itu tidak ada rumah sakit yang mau menampungnya.

Sebanyak 43 rumah sakit yang dihubungi keluarga Ray menolak untuk merawatnya. Pasalnya, saat itu hampir semua rumah sakit di daerah tersebut tengah menangani pasien COVID-19 yang kritis.

"Tidak ada yang bisa menyediakan satu tempat tidur ICU, karena semua rumah sakit penuh dengan pasien COVID-19," kata pihak keluarga Ray yang dikutip dari Mirror UK, Selasa (14/9/2021).

Sampai akhirnya Ray mendapatkan rumah sakit yang bisa merawatnya, yaitu di Rush Foundation Hospital in Meridian, Mississippi. Namun, sayangnya Ray tidak bisa tertolong dan meninggal dunia di RS tersebut pada 1 September 2021.

Kasus COVID-19 di Alabama memang tengah melonjak. Hal ini membuat fasilitas rumah sakit dan rawat inap dipenuhi oleh pasien Corona yang kritis.

Kepala Departemen Kesehatan Masyarakat Alabama, Scott Harris, mengatakan jumlah kasus Corona saat ini mulai menurun. Tetapi, kapasitas tempat tidur untuk pasien ICU masih sangat sedikit.

"Kami terus mengalami krisis nyata di Alabama dengan kapasitas tempat tidur ICU kami," pungkasnya.



Simak Video "Hanya Mengingatkan! Hati-hati dengan Varian Mu"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)