Rabu, 15 Sep 2021 14:04 WIB

Dokter Jelaskan Alasan BB Sulit Turun Pasca Lahiran

Syifa Aulia - detikHealth
Timbangan Foto: Shutterstock
Jakarta -

Beberapa perempuan mengalami penambahan berat badan setelah melahirkan. Hal itu membuat mereka ingin kembali menurunkan berat badannya.

Nyatanya, menurunkan berat badan setelah melahirkan cukup sulit dilakukan. Meski telah mengubah pola makan yang sehat, berat badan tak kunjung turun. Menurut dr Arti Indira, SpGK, kondisi itu normal dialami perempuan setelah melahirkan.

Sebab, ada faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi hal tersebut. Melalui Instagram Live HaiBunda tentang Pentingnya Jaga Pola Makan Sehat dan Olahraga Pasca Melahirkan, dr Arti jelaskan penyebabnya.

1. Menyusui

Aktivitas menyusui menjadi salah satu faktor penghambat mengapa berat badan sulit turun. Selama masih menyusui, perempuan tidak disarankan untuk melakukan program diet yang terlalu ekstrem. Pasalnya, perempuan harus menjaga kualitas ASI-nya dengan baik.

2. Hormon estrogen yang lebih dominan

Selama masa kehamilan, tubuh akan mengalami perubahan hormon. Keadaan hormon pada tubuh juga mengalami perbedaan setelah melahirkan. Umumnya, hormon estrogen lebih dominan selama enam bulan hingga satu tahun.

"Kalau estrogennya lebih dominan, ini memang kenaikan BB itu jadi lebih sering terjadi, sehingga pada program weightloss pun lebih butuh effort," jelas dr Arti.

3. Muncul hormon stres

Setelah melahirkan, perempuan sering mengalami kurang tidur yang menyebabkan hormon stres muncul.

"Sering kali kurang tidur juga, hormon stres atau hormon kortisol semakin naik maka itu akan menyulitkan untuk program menurunkan berat badan," tuturnya.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Bocoran Ade Rai soal Diet Sehat ala Jenderal Andika Perkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)