Kamis, 16 Sep 2021 16:30 WIB

WHO Sentil 6 Provinsi RI Vaksinasi Corona Lansia Paling Lamban

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Vaksin door to door gencar dilakukan sebagai langkah percepatan vaksinasi. Jelang HUT RI, aktivitas ini kental dengan nuansa kemerdekaan. Ilustrasi vaksinas COVID-19. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia menyoroti sejumlah provinsi dengan cakupan vaksinasi rendah pada populasi lansia. Dari 34 provinsi, 30 di antaranya mencatat lebih dari 60 persen sasaran lansia belum divaksinasi.

"Enam provinsi melaporkan proporsi penduduk lanjut usia yang tidak divaksinasi lebih besar dari atau sama dengan 90 persen adalah Sumatera Barat, Aceh, Papua, Maluku Utara, Lampung dan Sulawesi Tenggara," tulis WHO dalam laporan mingguan per 15 September 2021.

WHO melanjutkan, tren mingguan dosis vaksin keseluruhan meningkat di 29 dari 34 provinsi. Namun, pada populasi usia lebih tua tren vaksinasi malah menurun di 10 provinsi berikut.

  • Aceh
  • Bengkulu
  • Kalimantan Tengah
  • DKI Jakarta
  • Kepulauan Riau
  • Sulawesi Selatan
  • Sumatera Selatan
  • Kalimantan Barat
  • Sulawesi Barat
  • Sumatera Barat

Pada 13 September, provinsi yang menunjukkan peningkatan vaksinasi tren mingguan yang populasi yang lebih tua meliputi Nusa Tenggara Barat (55,4%), Kepulauan Bangka Belitung (49,2%), Maluku (34,1%) dan Kalimantan Timur (32,5%).

Meski belakangan tren cakupan vaksinasi mingguan menurun di DKI Jakarta, ibu kota Indonesia menjadi satu-satunya provinsi yang merampungkan cakupan vaksinasi dosis kedua mencapai 70 persen.

"15 provinsi masih melaporkan cakupan dosis kedua di bawah 10 persen. Upaya berkelanjutan untuk lebih meningkatkan aksesibilitas dan kesadaran akan manfaat vaksinasi COVID-19 di antara populasi yang lebih tua dan berisiko tinggi tetap penting untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas," pesan WHO.



Simak Video "Komnas KIPI: Efek Vaksin Covid-19 Lebih Banyak Dialami Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)