Sabtu, 18 Sep 2021 08:20 WIB

Produsen Rokok Philip Morris Beli Pabrik Obat Asma, Ada Apa Nih?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Asma dan inhaler Foto: Thinkstock
Jakarta -

Philip Morris International (PMI), perusahaan rokok yang menaungi produk seperti Marlboro, membeli perusahaan farmasi asal Inggris Vectura produsen inhaler asma. Hal ini dikecam oleh sejumlah lembaga kesehatan seperti American Lung Association dan Asthma UK.

Dengan kecurigaan, PMI akan semakin meraup untung dari penjualan inhaler. Sementara, inhaler tersebut digunakan oleh orang-orang yang sakit akibat kecanduan merokok, salah satunya rokok produk PMI.

"(Pembelian tersebut) adalah pilihan tercela terbaru dari perusahaan yang telah mengambil keuntungan dari kecanduan pengguna untuk produk yang mematikan," tercantum dalam keterangan tertulis dari American Lung Association dan American Thoracic Society, dikutip dari NPR News, Jumat (17/9/2021).

"Kami juga sangat prihatin bahwa perusahaan ini dapat memperoleh keuntungan lebih lanjut dari penyakit yang disebabkan oleh produk mereka dengan menjual terapi kepada orang yang sama, yang sakit karena merokok PMI," sambungnya.

Pihak PMI mengklaim, kesepakatan pembelian tersebut merupakan bagian dari rencananya untuk mendiversifikasi portofolio di luar tembakau dan nikotin, dengan penekanan pada terapi inhalasi.

Menanggapi hal itu, sejumlah lembaga kesehatan kini mendesak Vectura untuk mempertimbangkan kembali permintaan lebih dari 25 kelompok advokasi kesehatan. Di dalamnya termasuk Asthma UK dan European Lung Foundation yang baru-baru ini menandatangani surat berisi desakan pada Vectura untuk menolak tawaran Philip Morris. Advokasi menegaskan, strategi Philip Morris tidak jujur dan akan menimbulkan masalah etika.

"Meskipun mengartikulasikan ambisi untuk bergerak 'di luar nikotin,' PMI terus memproduksi rokok (lebih dari dua miliar per hari)," ujar asosiasi.

"Di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana populasi anak muda yang besar dengan peraturan yang longgar, terlihat angka perokok yang meluas dalam beberapa dekade terakhir," pungkasnya.

Dalam surat tersebut juga tercantum, Vectura selama ini berkontribusi mengobati penyakit pernapasan akibat rokok, misalnya penyakit paru obstruktif kronik. Jika pengambilalihan oleh PMI tersebut terus berlanjut, sejarah partisipasi Vectura dalam penelitian kesehatan dan keputusan kebijakan penting akan terancam.



Simak Video "Sejumlah Penyakit Berbahaya yang Mengintai Para Perokok"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)