Senin, 20 Sep 2021 10:00 WIB

Dekati Capaian 80 Persen Vaksinasi, Malaysia Segera Berikan Vaksin Booster

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Malaysia akan melakukan pembatasan aktivitas berskala nasional mulai 1 Juni 2021 besok. Program vaksinasi COVID-19 massal pun terus digencarkan jelang lockdown. Malaysia berencana memberikan vaksin booster kepada warganya pada bulan Oktober 2021. (Foto ilustrasi: AP Photo/Vincent Thian)
Jakarta -

Malaysia berencana memberikan dosis ketiga vaksin COVID-19 kepada warganya yang masuk ke dalam kelompok rentan. Vaksin booster ini akan diberikan setelah negara itu menyelesaikan vaksinasi kepada 80 persen populasi orang dewasa.

Dikutip dari Channel News Asia, prioritas pertama yang akan mendapat vaksin booster ini adalah kelompok berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan (nakes), pasien dengan gangguan kekebalan, lansia dengan komorbid, dan individu yang tinggal atau bekerja di fasilitas perawatan.

"(Vaksin booster diberikan) dalam upaya untuk meningkatkan perlindungan bagi mereka yang rentan terhadap risiko infeksi COVID-19," ucap Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, pada Minggu (19/9/2021).

Hingga Sabtu (18/9/2021), sebanyak 78,2 persen populasi orang dewasa di Malaysia sudah divaksinasi COVID-19 secara penuh. Sementara 93,1 persen telah menerima setidaknya satu dosis.

Pemerintah Malaysia menargetkan akan melakukan vaksinasi COVID-19 secara penuh kepada 100 persen populasi orang dewasa pada akhir Oktober.

Vaksin booster direncanakan mulai Oktober

Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, mengatakan kemungkinan vaksin booster di negaranya akan dimulai dari Oktober 2021. Kendati demikian, ia belum bisa memastikan apakah pada akhirnya pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 ini dapat diberikan secara umum.

"Kami belum memutuskan apakah dosis ketiga akan diberikan kepada semua orang," kata Khairy.

"Pemerintah masih berdiskusi dengan para ahli, kami mendapatkan informasi dari penyedia vaksin... dalam satu atau dua minggu, saya akan membuat pengumuman," tambahnya.



Simak Video "Komnas KIPI: Efek Vaksin Covid-19 Lebih Banyak Dialami Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/fds)