Jumat, 24 Sep 2021 07:00 WIB

Bahaya Karang Gigi, Hindari dengan Cara Ini

Sponsored - detikHealth
Karang gigi Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sisa-sisa makanan dan kotoran yang menempel pada gigi bisa menimbulkan plak. Plak yang telah menumpuk itu lama-kelamaan akan membentuk karang gigi.

Karang gigi biasanya berwarna kekuning-kuningan dan mengeras. Karang gigi paling banyak menempel di antara gusi dan gigi.

Hal ini tentunya menimbulkan bakteri yang memproduksi asam dan berbahaya bagi enamel gigi dan gusi. Karang gigi pun bisa menyebabkan bau mulut, radang gusi, dan gigi berlubang.

Dalam mencegah adanya karang gigi, ini cara yang bisa kamu lakukan.

Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Kebersihan gigi dan mulut harus dijaga dengan baik. Cara ini bisa dilakukan dengan menggosok gigi secara teratur, yakni dua kali dalam sehari.

Dalam hal ini, kamu perlu memperhatikan model sikat gigi yang dapat membersihkan secara maksimal. Selain itu, pasta gigi juga harus diperhatikan, yakni yang dapat menghilangkan plak.

Perhatikan Pola Makan

Pola makan juga berpengaruh terhadap adanya karang gigi. Mengonsumsi makanan manis dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan penumpukan plak berlebihan yang akan menjadi karang gigi.

Cobalah untuk menghindari minuman ringan dan makanan seperti kue, permen, atau makanan manis lainnya yang tinggi gula. Gula yang menjadi plak merupakan tempat berkembang biaknya bakteri.

Flossing

Flossing atau benang gigi bisa membantu menjangkau sisa-sisa makanan yang sulit di lihat di sela-sela gigi. Benang gigi bisa dilakukan sehabis menggosok gigi di malam hari atau sekali sehari.

Flossing juga membantu menghilangkan partikel makanan yang bisa berbahaya jika dibiarkan menempel di gigi

Periksa Gigi Secara Teratur

Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah mengunjungi dokter gigi secara teratur. Bahkan jika kesehatan gigi terjaga, kamu tetap perlu menjadwalkan janji temu setiap enam bulan.

Hal ini dilakukan agar masalah kecil mengenai mulut dan gigi dapat dihindari sebelum menjadi besar. Selain itu, pembersihan gigi profesional adalah faktor utama dalam mencegah penumpukan karang gigi.

Rajin Gunakan Obat Kumur

Menggosok gigi rupanya belum cukup untuk membersihkan gigi. Oleh karena itu, perlu dilengkapi dengan obat kumur sehabis menggosok gigi.

Berkumur dengan obat kumur adalah sering diabaikan meski sangat membantu mengurangi jumlah plak dan mencegah penumpukan karang gigi. Hal ini bisa membantu membersihkan plak dan membunuh bakteri yang dapat menyebabkan pertumbuhan plak baru.

Hindari Rokok

Merokok juga dapat menyebabkan penumpukan plak berlebihan dan pada akhirnya menjadi karang gigi.

Perlu diketahui, nikotin dalam rokok membuat mulut kering karena mengurangi kadar air liur. Hal ini memudahkan bakteri pembentuk plak untuk berkembang.

Di samping cara-cara itu, mencegah agar terhindar dari karang gigi bisa dengan Obat Sakit Gigi Cap Burung Kakak Tua. Selain dapat membersihkan gigi dari kuman, produk cairan herbal ini dapat membantu mengatasi sakit gigi dan gusi bengkak.

Produk ini dapat digunakan saat keadaan darurat atau ketika sulit untuk menghubungi dokter gigi dalam waktu singkat.

Obat Sakit Gigi Cap Burung Kakak Tua dari PT Samco Farma mengandung bahan herbal dan ampuh redakan nyeri sakit gigi. Bahan herbal dikombinasikan dengan senyawa gliserin, etanol, dan oleum caryophylli sehingga efektif membersihkan kuman yang menempel pada gigi serta mengobati gusi yang bengkak.

Samco FarmaSamco Farma Foto: dok. Samco Farma

Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu tempelkan obat pada gigi menggunakan kapas atau dengan menjadikannya sebagai obat kumur.

Saat ini, Obat Sakit Gigi Cap Burung Kakak Tua bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat dan e-commerce seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia.

Produk ini bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi Sales Representative, Almer di nomor 081288715581.

Adapun bagi yang berada di luar Jabodetabek, produk ini bisa ditemukan pada distributor PT Cahaya Mutiara Farma untuk area Jawa Timur, PT Hapeel Pharmindo untuk area Malang dan sekitarnya, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro mandiri Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, dan PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.



Simak Video "Fasilitas Masih Jadi Masalah di Tengah Naiknya Kesadaran Cuci Tangan"
[Gambas:Video 20detik]
(Content Promotion/Samco Farma)