Kamis, 23 Sep 2021 14:19 WIB

Proses Produksi Tak Penuhi Standar, WHO Tunda Izin Vaksin Sputnik V

Firdaus Anwar - detikHealth
(FILES) In this file photo taken on March 10, 2021 workers unload a container from a plane of Aeromexico airline carrying the second shipment of the Sputnik V vaccines against COVID-19 of Russian laboratory Gamalei, upon their arrival at the Benito Juarez International Airport in Mexico City. - Mexico seized on March 18, 2021 a shipment of alleged Sputnik V vaccines against covid-19 from a private plane with Honduras as destination, even though Russian authorities assure the doses would be fake. (Photo by PEDRO PARDO / AFP) Foto: AFP/PEDRO PARDO
Jakarta -

Vaksin COVID-19 buatan Rusia, Sputnik V, sampai saat ini masih belum mendapat izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Izin internasional vaksin Sputnik V sebetulnya sudah diajukan sejak bulan Februari, namun ada kendala yang membuat WHO menunda prosesnya.

Penundaan dilakukan karena salah satu pabrik yang memproduksi vaksin Sputnik V disebut gagal memenuhi standar saat dilakukan inspeksi. Izin rencananya akan ditunda sampai dilakukan inspeksi baru.

"Produser vaksin harus mempertimbangkannya, membuat perubahan yang diperlukan, dan bersiap untuk inspeksi baru. WHO menunggu kabar pabrik sudah memenuhi standar," kata Asisten Direktur Pan American Health Organization, Jarbas Barbosa, seperti dikutip dari euronews pada Kamis (23/9/2021).

Hal ini membuat sebagian warga Rusia sengaja bepergian ke luar negeri hanya demi mendapatkan dosis vaksin COVID-19 lain.

"Saya percaya Sputnik, tapi ini tidak diakui di luar Rusia. Aturan bepergian di dunia mewajibkan saya harus punya sertifikat vaksin internasional supaya bisa kerja dengan nyaman," kata salah satu warga Moskow, Maria, dikutip dari Reuters.

Studi dalam jurnal The Lancet melaporkan efikasi vaksin Sputnik V bisa sampai 91,6 persen.



Simak Video "Serba-serbi Sputnik-V yang Sudah Dapat EUA BPOM"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)