Jumat, 24 Sep 2021 07:37 WIB

Round Up

Tukul Arwana Sampai Harus Operasi, Apa Itu Pendarahan Otak?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Tukul Arwana saat tampil di acara Hitam Putih. Foto: Pool/Ismail/detikFoto
Jakarta -

Komedian Tukul Arwana mengalami pendarahan otak. Diawali gejala pusing pada Rabu (22/9/2021), Tukul kemudian lemas dan setengah sadar, namun tak sampai pingsan. Tukul kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh orang yang bekerja di rumahnya.

Tukul sempat menjalani operasi selama kurang lebih dua jam. Dikabarkan, operasi berjalan lancar.

"Alhamdulillah sudah dilakukan operasi. Sekarang sedang dalam masa pemulihan. Saya mewakili keluarga besar Tukul Arwana minta doanya agar beliau lekas pulih, lekas menghibur kembali di layar kaca, di stasiun TV," terang manajer Tukul, Kimon, saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (23/9) dikutip dari InsertLive.

Kimon menyebut kini kondisi sang komedian telah membaik. Akan tetapi, ia belum bisa memberikan kepastian terkait kondisi Tukul secara medis lantaran masih menunggu keterangan dari dokter.

"Saat ini beliau memang memerlukan istirahat yang sangat intens. Jadi kami mohon doanya. Saya belum bisa memberikan statemen apa-apa," sambung Kimon.

Dikutip dari WebMD, perdarahan otak atau kerap disebut pendarahan otak adalah istilah untuk brain hemorrhage, yang juga merupakan salah satu bentuk stroke, di mana pembuluh arteri pada otak pecah dan menyebabkan ancaman kematian sel.

Beberapa faktor yang penyebab pembuluh darah di otak pecah antara lain hipertensi, aneurisma, tumor, hingga trauma kepala.

Prosedur penanganan pendarahan otak bergantung pada lokasi, penyebab, dan tingkat keparahan. Misalnya, dengan operasi atau pemberian obat-obatan untuk mengendalikan nyeri dan pembengkakan.

Diketahui, pusing sebagaimana yang dialami Tukul adalah salah satu gejala pendarahan otak. Berikut sederet gejala lain pendarahan otak yang harus diwaspadai:

  • Kejang tanpa riwayat kejang sebelumnya
  • Kelemahan pada lengan atau kaki
  • Mual atau muntah
  • Kewaspadaan berkurang; kelesuan
  • Perubahan penglihatan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan menulis atau membaca
  • Kehilangan keterampilan motorik halus, seperti tremor tangan
  • Kehilangan koordinasi
  • Kehilangan keseimbangan
  • Indera perasa yang tidak normal
  • Hilang kesadaran


Simak Video "Masih Muda Kena Stroke, Bisa?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)