Sakit Kepala Berulang? Hati-hati, Ada 20 Persen Risiko Perdarahan Otak

ADVERTISEMENT

Stroke-Perdarahan Otak

Sakit Kepala Berulang? Hati-hati, Ada 20 Persen Risiko Perdarahan Otak

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 26 Sep 2021 11:37 WIB
7 Tanda Terlalu Banyak Minum Kopi, Sakit Kepala hingga Gelisah
Sakit kepala bisa menjadi indikasi risiko perdarahan otak (Foto: Getty Images/iStockphoto/didesign021)
Jakarta -

Perdarahan otak seperti dialami komedian Tukul Arwana biasa terjadi tiba-tiba. Namun dalam banyak kasus, sebenarnya ada gejala-gejala yang perlu diraspadai.

Salah satunya adalah adalah sakit kepala, terlebih jika muncul secara berulang. Menurut dr Subrady Leo Soetjipto Soepodo, SpBS dari Promaya Hospital Pasar Kemis, ini bisa menjadi salah satu indikasi penyumbatan.

"Sakit kepala berulang menjadi salah satu indikasi terjadinya penyumbatan pembuluh darah sekitar 80 persen, atau ada kemungkinan sebagian pembuluh darah pecah sekitar 20 persen," jelas dr Subrady dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).

"Baik penyumbatan pembuluh darah maupun pecahnya pembuluh darah dapat berakibat pada perdarahan pada otak," lanjutnya.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah kebas di beberapa bagian tubuh seperti kaki, tangan, dan wajah. Gangguan fungsi bicara, gerakan wajah, dan susah menelan juga perlu diwaspadai. Demikian juga bila sering merasa pusing saat bangkit dari posisi duduk atau berbaring.

"Hal tersebut terjadi karena adanya perubahan tekanan dari posisi datar, duduk, atau tegak," jelasnya.

Simak video 'Tukul Arwana Komunikasi Lewat Kontak Mata dan Gerakan Tangan':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)
Stroke dan Pendarahan Otak
Stroke dan Pendarahan Otak
32 Konten
Komedian Tukul Arwana mengalami perdarahan otak atau pendarahan otak, salah satu bentuk serangan stroke yang kerap muncul tiba-tiba. Apa saja faktor risikonya dan bagaimana cara menghindarinya?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT