Jumat, 01 Okt 2021 12:00 WIB

WHO Soroti 4 Provinsi RI dengan Kasus Kematian COVID-19 Tertinggi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas bersiap menurunkan jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol COVID-19 dari dalam mobil ambulans di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6/2021). Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Senin (21/6) menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 14.536 orang sehingga total menjadi 2.004.445 orang, sementara kasus pasien sembuh bertambah 9.233 orang menjadi 1.801.761 orang, dan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah 294 jiwa sehingga totalnya menjadi 54.956 jiwa. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. Sejumlah provinsi masih melaporkan kasus kematian COVID-19 yang tinggi. (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali mengungkap laporan mingguan COVID-19 di Indonesia. Disebutkan, masih ada empat provinsi yang masih memiliki tingkat kematian yang tinggi selama sepekan terakhir.

Berdasarkan pedoman WHO, suatu daerah dapat dikatakan memiliki tingkat kematian yang tinggi apabila angka kejadiannya 2-5 kasus per 100.000 penduduk.

"Selama sepekan, dari 20-26 September, empat provinsi tetap berada pada tingkat penularan komunitas (CT3) yang tinggi dalam hal jumlah kematian COVID-19 mingguan per 100.000 penduduk: Kepulauan Bangka Belitung (2,4), Kalimantan Utara (2,4), Bali (2,3), dan Aceh (2,1)," tulis WHO dalam laporannya, seperti dikutip detikcom pada Jumat (1/10/2021).

Sebagai informasi, ada empat kategori tingkat kematian di komunitas yaitu:

  • Insiden rendah (CT1): angka kejadian di bawah 1 kasus per 100.000 penduduk
  • Insiden sedang (CT2): angka kejadian di antara 1-2 kasus per 100.000 penduduk
  • Insiden tinggi (CT3): angka kejadian di antara 2-5 kasus per 100.000 penduduk
  • Insiden sangat tinggi (CT4): angka kejadian di atas 5 kasus per 100.000 penduduk.

Meski begitu, WHO mengatakan selama sepekan terakhir tingkat kematian COVID-19 di Indonesia sudah menurun dari pekan sebelumnya, yakni 0,6 kasus per 100.000 penduduk. Pada pekan lalu angka kejadiannya sebesar 1 kasus per 100.000 penduduk.



Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)