Jumat, 01 Okt 2021 18:49 WIB

5 Hal yang Menentukan Macam-Macam Bentuk Mr P, Ada yang Sesuai?

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Diet, fitness and health concept presented by yellow banana wrapped in measure tape isolated on yellow paper background Macam-macam bentuk penis (Foto: iStock)
Jakarta -

Tak sedikit pria yang mungkin merasa khawatir dengan bentuk penis. Belum lagi banyak mitos atau informasi salah yang beredar mengenai macam-macam bentuk penis. Pada kenyataannya, ada macam-macam bentuk penis dan sangat bervariasi pada setiap orang.

Penis memiliki dua organ utama, yakni batang yang menghubungkan penis ke perut dan di ujung yang berlawanan dari poros adalah kelenjar atau kepala. Jika merasa khawatir dengan bentuk penis, disarankan untuk mencari nasihat medis dari seorang profesional terlatih atau melakukan konsultasi dengan dokter.

Dikutip dari Medical News Today, Jumat (1/10/2021), berikut macam-macam bentuk penis:

1. Panjang

Panjang penis akan berbeda ketika sedang tidak ereksi atau saat ereksi. Perkiraan panjang penis rata-rata dapat bervariasi. Satu studi pada 2014 menemukan ukuran rata-rata panjang ereksi pria Amerika Serikat adalah sekitar 5,6 inci. Namun, tak sedikit yang melaporkan ukuran yang berbeda. Nyatanya, rata-rata ukuran panjang cenderung lebih rendah.

2. Ketebalan

Studi pada 2014 menemukan bahwa rata-rata ketebalan penis saat ereksi sekitar 4,8 inci. Namun, seperti halnya panjang penis, rata-rata ukuran ketebalan ini dilaporkan berbeda pada setiap orang.

3. Lengkungan

Sebagian pria melaporkan bahwa penis benar-benar lurus saat ereksi. Namun, banyak juga yang mengalami lekukan saat ereksi. Ada tiga macam bentuk penis melengkung, yaitu:

  • Melengkung ke atas
  • Melengkung ke bawah
  • Melengkung ke kiri atau kanan

Selain itu, beberapa orang mungkin memiliki lengkungan yang lain, seperti penis mungkin melengkung ke kiri dan ke atas. Lengkungan ini normal terjadi pada pria dan biasanya tidak menyakitkan atau membuat seks penetrasi lebih sulit.

Namun, lengkungan penis yang tidak normal terkadang bisa menjadi gejala penyakit Peyronie (kondisi bentuk penis membengkok). Gejala yang timbul, seperti:

  • Area yang menebal di batang penis
  • Rasa nyeri di penis
  • Disfungsi ereksi

Disebutkan bahwa kondisi ini diakibatkan oleh trauma ringan dan berulang pada penis serta dapat terjadi selama hubungan seksual atau masturbasi. Penyakit ini juga bisa disebabkan oleh pecahnya penis atau patah tulang penis atau disebabkan faktor genetik.

Macam-macam bentuk penis lainnya bisa disimak di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]