Minggu, 11 Okt 2020 22:23 WIB

Ada Berbagai Macam Bentuk Mr P, Termasuk yang Mana?

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi ereksi Berbagai variasi bentuk Mr P (Foto: iStock)
Jakarta -

Bukan hanya ukurannya yang berbeda-beda, bentuk Mr P juga bervariasi. Tidak ada istilah normal dan tidak normal, selama tidak mengganggu fungsi maka terima saja apa adanya.

Sayangnya, pria punya kebiasaan buruk saling membandingkan. Beberapa orang cenderung tidak puas ketika bentuk Mr P miliknya berbeda dari orang lain.

Dikutip dari Metro.uk, sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan iMEDicare mengamati Mr P pada 600 pria selama sebulan. Hasilnya, ada tujuh tipe penis yang dimiliki oleh pria.

Ketujuh bentuk Mr P yaitu:

1. The pepper

Penis dalam tipe ini lebih pendek dari ukuran rata-rata, tetapi sangat tebal.

2. The pencil

Penis cenderung panjang, lurus, sedikit tipis, dan memiliki ketebalan batang penis yang sama.

3. The cone

Bentuk penis dalam tipe ini cenderung makin menyempit hingga ujung. Pria dewasa yang belum disunat umumnya memiliki bentuk ini sebagai tanda dari fimosis atau pengencangan kulit kulup hingga tidak bisa ditarik keluar dan harus segera diperiksakan.

4. The Hammer

Tipe ini mirip dengan jamur. Pangkal penis memiliki bentuk yang kecil namun semakin membesar di ujung khususnya bagian kepala.

5.The cucumber

Tipe penis ini memiliki ketebalan batang berada di atas rata-rata sehingga tampak 'besar' dan keras seperti mentimun.

6. The sausage

Merupakan tipe penis yang paling umum, dengan panjang dan ketebalan rata-rata dan memiliki ketebalan batang yang sama mulai dari pangkal hingga kepala.

7. The banana

Tipe ini mirip seperti pisang yaitu melengkung ke kanan atau kiri. Hal ini bukan masalah dan bahkan membuat bercinta semakin seru.

Tetapi, apabila bengkoknya sangat parah atau terjadi setelah mengalami cedera. Bisa jadi itu adalah penyakit peyronie.

Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit peyronie adalah kondisi jaringan parut yang berkembang pada penis dan menyebabkan ereksi melengkung dan menyakitkan. Hal ini dapat mengganggu kehidupan seksual dan mengalami disfungsi ereksi.

Penyakit peyronie jarang hilang dengan sendirinya sehingga wajib melakukan perawatan dini dan segera periksa ke dokter agar tidak menimbulkan dampak buruk lebih lanjut.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)