ADVERTISEMENT

Jumat, 01 Okt 2021 21:55 WIB

Pemerintah Masih Kaji Vaksin COVID-19 bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Jihaan Khoirunnisa - detikHealth
Vaksinasi Pfizer di Bekasi sudah dibuka di beberapa tempat. Vaksin itu pun dibuka untuk anak usia 12 tahun ke atas dan ibu hamil. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Hingga saat ini vaksinasi COVID-19 baru diperuntukkan bagi anak usia 12 tahun ke atas. Lantas, kapan vaksinasi anak usia di bawah 12 tahun?

Terkait hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan pemerintah bersama badan otoritas yang berwenang masih terus mengkaji mengenai keamanan vaksin COVID-19 untuk anak pada kelompok usia di bawah 12 tahun.

"Tapi pada dasarnya, kita mesti melindungi anak di bawah 12 tahun dengan dua jurus," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10/2021).

Selagi vaksin belum tersedia, ia mengingatkan agar orang tua memperhatikan keselamatan anak. Pertama yaitu dengan mengenalkan mereka kepada protokol kesehatan ketat. Misalnya dengan memakai masker selama kegiatan belajar dan sering cuci tangan.

Selain itu dr. Reisa pun menyarankan agar anak sebaiknya dididik supaya mereka paham tidak semua ruang publik aman, serta harus membatasi mobilitas hanya saat betul-betul perlu.

Ia pun mendorong orang tua agar memastikan kelengkapan imunisasi dasar rutin bagi anak di bawah 12 tahun dan sesuai jadwal. Selain itu, orang tua harus menjaga asupan gizi dan kegiatan fisik sesuai grafik tumbuh kembang agar mereka bisa bertumbuh optimal sesuai dengan usia.

Diungkapkannya, orang tua juga harus melindungi anak usia di bawah 12 tahun, terutama dengan memastikan orang-orang dewasa di sekitar mereka telah divaksinasi.

"Itulah yang disebut upaya kolektif, kekebalan komunitas. Terkadang, meski hanya 8 dari 10 orang yang tervaksinasi di dalam rumah, 100% penghuni rumah akan mendapatkan manfaatnya," tukasnya.

Dia mengharapkan masyarakat bisa segera vaksin. Selain itu juga tetap mempertahankan disiplin prokes dan menjauhi hoaks, sehingga pandemi dapat teratasi.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT